Tidak Cukup Tiga Bulan

MADIUN – Warga binaan perkara narkoba di Lapas Klas I Madiun bertambah. Bertambah pula tanggung jawab pengelola hotel prodeo di Jalan Yos Sudarso 100 Kota Madiun itu.

Tidak hanya membina, tapi juga harus merehabilitasi mereka hingga konselor dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim, petugas kesehatan dan psikolog dilibatkan.

Bahkan, tokoh agama, badan pemasyarakatan (bapas) hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM) digandeng untuk menuntaskan kewajibannya itu.

‘’Rehabilitasi di lapas ini menggunakan metode therapeutic communicaty (TC),’’ terang Ketua Tim Pokja Rehabilitasi Lapas Klas I Madiun Akhiri, kemarin (13/5).

Pembinaan dilakukan tiga bulan. Khusus, untuk warga binaan yang kecanduan narkoba saat dilimpahkan hingga dilakukan assesment oleh tim medis.

‘’Tim kesehatan ini akan menilai residen (pasien)  baik secara fisik, psikologis, maupun detoksifikasi. Jika masih sakaw diberi obat untuk mengurangi kecanduannya,’’ jelasnya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar