Sekolah Wajib Bebas Asap Rokok

JawaPosRadarMadiun.com –  Persoalan asap rokok di lingkungan sekolah  mendapat perhatian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud.  Sekolah diwajibkan memajang tanda kawasan antirokok. 

Tidak hanya itu, setiap lembaga pendidikan juga diminta memasukkan larangan terkait rokok dalam peraturan sekolah. Pun sekolah juga diharamkan menerima iklan maupun promosi apapun dari pabrikan rokok. 

‘’Juga melarang penjualan rokok di kantin, koperasi dan warung sekolah, sesuai Permendikbud 64/2015 tentang kawasan antirokok di sekolah,’’ terang Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Kota Madiun Gandhi Hatmoko  Jumat (10/9).

Gandhi mengatakan kawasan antirokok berlaku mulai sekolah tingkat SD hingga SMA/SMK baik negeri maupun swasta serta sekolah luar biasa. Aturan tersebut menyasar guru, tenaga kependidikan, peserta didik, kepala sekolah dan pihak lain di sekolah. 

Guru dilarang mengisap rokok di sekolah, juga siswa. Jika kedapatan merokok, kepala sekolah boleh memberi sanksi. 

‘’Pun kepala sekolah yang merokok di sekolah, bisa dilaporkan ke dinas,’’ ujarnya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar