‘’Perang Bintang’’ Cyclist Profesional
BERITA TERKAIT

JawaPosRadarmadiun.com  –  Sandy Nur Hasan langsung mengepalkan jari tangannya saat jadi yang pertama menyentuh garis finis di Kebun Teh Jamus, Minggu (25/9). Keletihan yang terpancar dari raut wajahnya tak mampu menutupi keceriaan yang tersembul dari senyumnya.

Remaja 18 tahun itu pantas menyandang gelar Raja Tanjakan Jamus 2016 setelah berjuang memenangi lomba King of Mountain (KOM) Jamus 100 Km. Ahmad Yoga Ilham Firdaus, adik kandungnya menempati posisi kedua.

Dua cyclist EMI IBM Racing Team asal Kediri itu naik podium kategori road bike di bawah 38 Tahun. 

Sedangkan, kategori road bike di atas 38 tahun, persaingan juga tak kalah ketat. Juara bertahan Juwanto Reza kembali naik podium. Gelar Raja Tanjakan Jamus 2016 masih menjadi miliknya. 

Untuk MTB kategori di atas 38 tahun, gelar juara KOM menjadi milik Dwi Ratsongko. Raja Tanjakan Jamus 2016 juga diraih M Roihan, cyclist Rama Team Elite Surabaya.

Jawa Pos Radar Lawu Cycling Party 2016 Jamus 100 Km tak ubahnya sebagai ajang ‘’perang bintang’’ para jawara nasional. Semakin banyak atlet maupun cyclist yang kerap mengikuti event bersepeda nasional ikut. 

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar