Tuntutan Ganti Rugi Proyek Jembatan Membengkak

JawaPosRadarmadiun.com - Ketidak jelasan ganti rugi menimbulkan potensi konflik antara warga dengan PT Hutama Karya (HK) selaku pelaksana proyek jembatan Sirnoboyo makin terbuka. 

Warga Dusun Krajan, Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan mulai habis kesabaran lantaran  PT HK tak kunjung memberikan ganti rugi lahan yang terdampak proyek nasional tersebut.

Mereka memberikan tenggang waktu kepada PT HK selaku pelaksana proyek hingga 30 September mendatang untuk penyelesaian ganti rugi. 

‘’Penetapan deadline pembayaran ganti rugi itu setelah adanya dialog antara warga setempat dengan PT HK beberapa hari lalu,’’ ujar Arifin, Kepala Desa Sirnoboyo, Minggu (25/9).

Arifin mengungkapkan, setidaknya ada sekitar 71 rumah warga yang diduga rusak karena kegiatan pemasangan tiang pancang jembatan awal April lalu. Jumlah itu membengkak dari perkiraan sebelumnya yang hanya sekitar lima rumah warga. 

‘’Rumah yang terdampak  merupakan tempat tinggal warga yang berada di RT 2, 3, dan 4 Dusun Krajan,’’ katanya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar