Bencana Ponorogo Telan Dua Nyawa

JawaPosRadarMadiun.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ponorogo membawa korban jiwa. Dua nyawa melayang akibat bencana hari Rabu (28/9) buntut dari hujan deras yang terjadi sejak Selasa (27/9) malam. 

Lebatnya guyuran hujan tersebut mengakibatkan longsor dan menerjang rumah Sumarni, 45, warga Baosan Lor, Ngrayun. Nyawa Sumarni yang tengah terlelap saat longsor terjadi pukul 01.00 melayang. 

Satu nyawa lagi melayang yakni Muhammad Fajar Arosaad, 9, warga Munggung, Pulung. Selasa sore, Fajar bersama lima temannya mandi di sungai Krekel desa setempat. Saat asyik mandi, aliran sungai mendadak meluap. 

Teman-teman Fajar berhasil menyelamatkan diri. Tapi, tubuh Fajar hanyut dibawa derasnya arus. Korban baru ditemukan sekitar pukul 18.00, satu kilometer dari tempat dia mandi. 

Informasi yang dihimpun, hujan deras mengakibatkan sedikitnya sembilan titik longsor. Selain itu, banjir menggenangi puluhan rumah dan ratusan hektare lahan pertanian. BPBD Ponorogo belum memastikan kerugian material atas berbagai bencana tersebut.

Kepala Desa Baosan Lor, Jarot Trihandono menuturkan, tebing di kiri rumah Sunarmi setinggi tujuh meter longsor akibat hujan deras yang mengguyur sejak Selasa malam. Kala itu, Sunarmi tengah tidur di kamarnya. Sementara, suaminya, Panut, 50, berada di ruang tengah. 

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar