Asyik Mandi di Sungai Nyawa Bocah SD Melayang

JawaPosRadarMadiun.com - Siapa yang menyangka keseharian mandi di sungai yang dilakukan Muhammad Fajar Arosaad, 9, warga Munggung, Pulung, bersama teman-temannya berakhir Selasa (27/9). 

Fajar tidak bisa lagi bermain air di Dam Krecek, desa setempat, karena tewas terbawa arus sungai yang mendadak deras. Kelima teman-teman Fajar yang nyaris terbawa arus juga wajib berhati-hati ketika hendak mandi di sungai tersebut. 

‘’Anak-anak itu memang biasa mandi di sungai tersebut ketika sore. Dan biasanya aliran air juga tenang,’’ terang Kapolsek Pulung AKP Achyar.

Sayangnya, Selasa sore kebiasaan mandi itu berbuah musibah. Padahal sore sekitar pukul 15.00, saat Fajar datang bersama Sendi, Adil, Aksa, Yuka, dan Rido di sungai tersebut, aliran masih tenang. 

Seperti biasa, mereka terjun ke sungai lalu mandi dan bermain air. Namun beberapa menit kemudian, keceriaan keenam anak tersebut berubah menjadi petaka. Air bah datang dengan derasnya dari hulu sungai. Fajar dan kelima temannya kocar-kacir. 

‘’Lima teman korban lebih beruntung lantaran berhasil mencapai tepi sungai,’’  jelasnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar