Jembatan Putus, Warga Terpaksa Seberangi Sungai

JawaPosRadarMadiun.com - Pasca jembatan penghubung terputus, warga dua desa terpaksa berjibaku menerjang arus sungai. Kondisi ini jelas menyulitkan transportasi warga sehari - hari. 

Warga Dusun Kedunggrombyang, Desa Kedungbendo dan Dusun Patuk, Desa Gegeran, Kecamatan Arjosari harus rela berbasah - basahan melewati Sungai Tengi untuk keluar masuk kampung. 

Hal tersebut terpaksa ditempuh sejak jembatan gantung yang menghubungkan dua desa tersebut putus bulan Agustus lalu. Warga mesti menyeberangi sungai sepanjang 60 meter tersebut. 

Putusnya jembatan gantung mengganggu mobilitas dan aktivitas warga ke sekolah, bekerja maupun belanja kebutuhan sehari-hari. 

Bahkan anak-anak dari Dusun Kedunggrombyang yang bersekolah di SDN Borang 2 maupun ke SMPN 3 Arjosari harus diantar orang tuanya dengan cara digendong saat menyeberangi sungai menuju ke sekolah. 

Begitu juga, anak-anak dari Dusun Patuk, Desa Gegeran yang hendak bersekolah di SMK Pembangunan, Arjosari nekat menyeberang dengan mengendarai sepeda motor.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar