Kades Marimin Tertutup Saat Kelola Keuangan Desa

JawaPosRadarMadiun.com - Tidak ingin berlama-lama dalam menangani kasus korupsi APBDes-P 2015 Desa Wonosari Kecamatan Sine, tim penyidik Pidsus Kejari Ngawi langsung tancap gas.  Penegak hukum negara itu seolah masih mengejar tersangka lain. 

BACA : Kades Wonosari Jadi Tersangka Dugaan Korupsi

Setelah menahan Marimin Kades Wonosari Kabupaten Ngawi, dan Sarwono bendahara desa,   jaksa kembali periksa tujuh saksi dalam pekara yang membuat negara merugi hingga Rp 100 juta. 

Pantauan di kantor kejaksaan setempat, semua saksi yang dipanggil berasal dari lembaga atau organisasi di Desa Wonosari. Seperti Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), PAUD, serta bendahara seksi kepemudaan dan olahraga. 

Dihadapan tim jaksa, saksi - saksi ini dimintai keterangan seputar pengelolaan APBDes-P berikut realisasi anggaran. 

‘’Ada belasan pertanyaan dan saya jawab apa adanya. Program kerja yang ada di lembaga kami, sudah dilaksanakan dan sesuai ketentuan,’’ tutur Pangat, salah seorang saksi dari LPMD Wonosari. 

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar