Semprit Dump Truck Tambang dari Blora

JawaPosRadarMadiun.com - Kenyamanan warga Desa Selopuro Kecamatan Pitu, Ngawi terusik. Hilir mudik dump truck pengangkut material tambang dari wilayah Blora, Jawa Tengah yang jumlahnya semakin meningkat jadi penyebabnya. 

Namun kegelisahan warga desa tersebut mendapat jawaban dari pihak berwenang. Kamis  (6/10), petugas kepolisian mulai berani ambil tindakan. 

‘’Sesuai ketentuan memang jalurnya tidak melewati Selopuro,’’ ujar Kapolsek Pitu Iptu Subandi kepada Jawa Pos Radar Lawu.

Kata dia, hanya dua dump truck yang berhasil ditertibkan. Yakni nopol AG 9492 UH dan M 8555 UH. Sedangkan kendaraan lain diduga mendadak berhenti tidak berani masuk wilayah hukum Polres Ngawi. 

Polisi yang melakukan tindakan penertiban dibuat geleng-geleng kepala saat mendapati satu dump truck diduga merupakan barang bukti (BB) kasus tambang ilegal. Proses hukumnya tambang ilegal di Kedunggalar itu masih berjalan. 

‘’Kami masih cari tahu, kenapa kendaraan yang statusnya BB itu bisa berkeliaran,’’ ujar Subandi.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar