Keampuhan Kartu Sakti Tak Terbukti

JawaPosRadarMadiun.com - Program jaminan kesehatan nasional (JKN) di Kabupaten Pacitan menyisakan masalah. Ribuan warga penerima bantuan iuran (PBI) atau pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang tidak bisa menggunakan kartu tersebut untuk berobat.

Berdasarkan data Dinsosnakertrans, pada tahap pertama penyaluran tercatat 191.842 peserta PBI JKN yang ditanggung oleh APBN. Dari jumlah tersebut, 184.977 kartu dinyatakan valid atau sesuai dengan nomor induk kependudukan pemegang KIS. Sisanya, 6.865 kartu bermasalah.

Kasi Bantuan Sosial Dinsosnaketrans Pacitan Sugino mengatakan, bahwa permasalahan di lapangan bermacam-macam. Di antaranya banyak ditemukan data ganda di lapangan. Jumlahnya mencapai 2.373 kartu. 

‘’Karena datanya ganda, peserta PBI JKN atau pemegang KIS tidak bisa menggunakan kartu sakti tersebut untuk berobat di rumah sakit maupun puskemas,’’ ujarnya, Kamis (6/10).

Selain data ganda, lanjut Sugino, ada sekitar 2.923 pemegang KIS yang telah meninggal dunia. Serta ada sebanyak 1.397 peserta yang pindah alamat ketika dilakukan proses verifikasi dan sekitar 172 kartu data kepemilikannya tidak ditemukan di lapangan. 

‘’Yang bermasalah itu perlu dilakukan validasi ulang,’’ katanya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar