Jalan Desa Rusak, Truk Tambang Dilarang Masuk Ngawi

JawaPosRadarMadiun.com - Kerusakan jalan akibat beroperasinya truk melebihi tonase membuat Bupati Ngawi Budi ‘Kanang’ Sulistyono gemas. Orang nomor satu di Bumi Orek - orek ini pun mengeluarkan larangan keras. 

Truk pengangkut material tambang dari luar provinsi melintas di wilayah Desa Selopuro, Kecamatan Pitu  Kabupaten Ngawi jadi prioritas. Ini terkait dengan rusaknya jalan kabupaten di sepanjang desa itu akibat truk muatan tambang yang melebihi tonase. 

‘’Persoalannya bukan cuma masalah rusak atau tidaknya jalan yang dilewati, tapi juga tidak ada izin dari pimpinan (Bupati, Red) terhadap aktivitas itu,’’ tegas Kepala Dishubkominfo Ngawi Bambang Lestari Widodo, Minggu (16/10).

Sekadar diketahui, truk pengangkut tambang tanah uruk dari Desa Megeri, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jateng melintasi Desa Selopuro. Akibat aktivitas tersebut, jalan di desa itu rusak parah. 

Ironisnya, saat pemerintah daerah getol melarang produk tambang dari luar daerah masuk wilayah Ngawi, Pemdes Selopuro justru bersikap sebaliknya. Pihak pemerintah desa malah memberikan izin bagi truk pengangkut material tanah uruk untuk melintas. 

‘’Tidak sesuai dengan kebijakan lokal Ngawi yang melarang pemasok tambang dari provinsi lain,’’ jelasnya. 

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar