Suami Dibui, Istri Mencuri

JawaPosRadarMadiun – Terbelit hutang dan tekanan kebutuhan hidup sehari-hari memaksa Titik Ernawati gelap mata. Ibu rumah tangga (IRT) itu nekad mencuri ratusan gram perhiasan emas di toko majikannya. 

‘’Saya bertugas di bagian penghitungan stok kalung, saat sepi saya masukkan beberapa kalung ke tas,’’ akunya di depan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Madiun, Selasa (25/10).

Selama satu tahun, karyawati salah satu toko emas di Jalan Kutai Kota Madiun itu melakukan aksinya berulang kali sejak Agustus 2015 hingga Juli 2016. Titik bekerja di toko tersebut sejak 2009 silam. 

Titik jadi tulang punggung keluarga sendirian setelah suaminya dipidana tahun lalu. Setiap bulan, juga harus mengangsur kredit motor. 

Minggu pertama Agustus 2015, Titik mencuri dua item kalung emas. Keesokan harinya perhiasan emas itu dijual kepada temannya atau pembeli emas eceran tidak jauh dari toko tempat dia bekerja. 

‘’Ada yang ke ibu Sam, Marinah, Sikem dan Santi,’’ ungkap warga Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun ini.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar