Kerap Mengamuk saat Difoto

JawaPosRadarMadiun.com - Validasi data penduduk terus diupayakan pemerintah kabupaten (Pemkab) Madiun. Warga dengan gangguan jiwa di kabupaten setempat tak luput dari pendataan. 

Kasi KK KTP Dispendukcapil Kabupaten Madiun Eka Kurniawan mengatakan, perekaman door to door sengaja dilakukan guna menyasar warga dengan gangguan jiwa. Bagaimanapun, warga harus tetap ber e-KTP agar bisa mendapatkan akses asuransi pengobatan. 

‘’Agar mereka tidak semakin terpinggirkan dan mendapatkan hak dan pelayanan yang sama dengan warga normal lainnya,’’ terangnya.

Diakui Eka, merekam data warga dengan gangguan jiwa haruslah ekstra sabar. Sebab, mereka selalu menolak di foto. Tak jarang dari mereka justru mengamuk. 

Memang kerap terjadi perbedaan data antara perekaman warga yang mengalami gangguan jiwa dengan warga normal. Sebab, tidak semua data milik mereka bisa direkam. Petugas terkadang meniadakan perekaman iris mata. 

‘’Data yang kami kirim ke pusat tentunya disertai keterangan bahwa yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. Jadi tetap bia dicetak e-KTP nya,’’ imbuhnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar