Dua Hari Bencana Satroni Magetan

MAGETAN – Alam semakin tidak ramah. Dua hari terakhir, puting beliung, angin kencang, dan longsor melanda Magetan. Meski tidak ada korban jiwa dalam rentetan insiden kejadian alam itu, namun sedikitnya tiga rumah dan sebuah warung rusak. 

Ketiga rumah itu berada di Desa Dukuh Kecamatan Lembeyan. Bagian atap rumah milik Siswo, Kadimin, dan Adi Sumarni beterbangan tersapu puting beliung. 

Sedangkan di kawasan Telaga Sarangan, sebuah pohon eukaliptus roboh menimpa warung sate kelinci milik Wardi. Sementara, di jalur kawasan Telaga Sarangan, tepatnya di Dusun Ngerong, Desa Dadi, angin kencang merobohkan pohon bambu hingga menutup separo badan jalan.

‘’Kami langsung menerjunkan petugas ke lokasi. Mereka dibantu warga setempat memotongi dan mengevakuasi pohon bambu tersebut agar arus lalu lintas kembali normal,’’ tutur Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magetan Ferry Yoga Saputra.

Ferry mengatakan, bencana alam juga terjadi Sabtu pagi (28/1). Longsor memporakporandakan atap bangunan kandang milik Raji di Desa Gonggang, Poncol. Sebelum longsor terjadi, kata dia, desa setempat diguyur hujan sejak Jumat sore (27/1) hingga Sabtu dini hari. 

‘’Hujan selama sembilan jam itu menyebabkan tebing di belakang rumah korban longsor,’’ ujarnya.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar