Longsor Gagalkan Panen Kakao dan Cengkih

DAGANGAN – Dimin, warga RT 13 RW 2, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, terlihat sibuk membersihkan puing-puing rumahnya yang tergerus bancana tanah longsor pada Rabu kemarin (1/2).

Pria 56 tahun itu sesekali menatap ke arah bawah. Pandangannya tertuju pada puluhan pohon kakao dan cengkih yang sudah tertimbun tanah liat.

Kebun di belakang rumah Dimin juga ikut hancur. Padahal, lima batang cengkih yang roboh itu sudah mulai berbunga. Akibat tertimpa longsor, dipastikan saat panen raya Juli hingga September mendatang dia bakal gigit jari.

‘’Kini sudah semua,’’ keluhnya, Jumat (3/2).

Padahal, di setiap kali panen, Dimin bisa memetik hingga 25 kilogram cengkih kering dari setiap pohon. Setiap kilogram cengkih kering senilai Rp 92 ribu.

Bahkan, jika harga cengkih sedang bagus ia bisa meraup keuntungan hingga Rp 100 ribu per kilogram. Setidaknya, Dimin kehilangan potensi penghasilan sebesar Rp 11,5 juta.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar