Honor Macet, Ribuan GTT-PTT Diminta Bersabar

MAGETAN – Kesabaran ribuan guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT) di Kabupaten Magetan kembali diuji. Meski dana bantuan operasional sekolah (BOS) triwulan I sudah dicairkan sejak akhir bulan Maret lalu, mereka belum menerima honor. 

Macetnya honor ribuan GTT-PTT itu dipicu adanya benturan antara Permendikbud Nomor 8 Tahun 2017 tentang petunjuk teknis (juknis) dana BOS dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 tentang Pengangkatan Tenaga Honorer Menjadi Pegawai Negeri Sipil. 

‘’Karena itu, untuk saat ini prosesnya masih ditunda,’’ ujar Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Djoko Santoso, kemarin (12/4). 

Djoko menjelaskan, berdasar juknis GTT dan PTT bisa menerima honor dari dana BOS dengan beberapa ketentuan. Untuk sekolah yang diselenggarakan pemerintah daerah (negeri), besarannya maksimal 15 persen dari total dana BOS yang diterima. 

Sedangkan yang diselenggarakan masyarakat (swasta) paling banter 50 persen. Juga harus memiliki kualifikasi akademik lulusan S-1 atau D-4. 

‘’Selain itu, bukan guru yang direkrut setelah adanya proses peralihan kewenangan pada tahun lalu,’’ paparnya. 

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar