Pengelolaan Aset PT KAI Tarik Perhatian KPK
BERITA TERKAIT

MADIUN – Selain pengelolaan keuangan oleh penyelenggara negara, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serius mengawasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Komisi antirasuah iu resmi melakukan supervisi kepada PT KAI (Persero). 

Salah satunya terkait penanganan persoalan aset dan pengelolaan keuangan. Ini merupakan salah satu upaya untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya inefisiensi keuangan. Salah satu praktik yang diantisipasi adalah terjadinya transaksi terlarang. 

‘’Pengelolaan keuangan PT KAI kan sudah mencapai Rp 1 triliun pada tahun lalu. Kalau tidak dikoordinasi dan disupervisi, itu ujung-ujungnya transaksi. Artinya korupsi,’’ kata Wakil Ketua KPK Thony Saut Situmorang saat ditemui usai acara Sosialisasi Aset PT KAI (Persero) Daop VII di Aston Hotel Madiun, Kamis (13/4). 

Menurut Saut, supervisi itu merupakan bentuk tanggung jawab KPK dalam membantu BUMN meningkatkan efisiensi. Serta mengembangkan aset mereka demi kepentingan masyarakat. Apabila ada beberapa aset milik PT KAI yang di atasnya terdapat bangunan milik kepolisian dan warga, maka perlu dilihat dokumen administrasinya. 

‘’Kalau memang harus nyewa atau bayar, perlu dibicarakan. Jangan dipandang satu sisi ini merupakan aset PT KAI. Harus ada proses berkelanjutan. Jangan stagnan terus bertahun-tahun,’’ jelas Saut.

Saut tak memungkiri jika ada beberapa aset PT KAI yang saat ini sudah ditempati warga. Hanya, kata dia, proses penyelesaiannya saat ini masih terjadi tumpang tindih. 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar