Ini Titik Longsor Paling Rawan di Jalur Pacitan-Ponorogo

TEGALOMBO – Pengendara yang melintas di jalur Ponorogo - Pacitan tentu terbiasa dengan peristiwa longsor. Pasalnya tidak sekali dua kali longsor terjadi di jalur tersebut, khususnya yang ada di wilayah Kecamatan Tegalombo Kabupaten Pacitan. 

Jalan raya Pacitan-Ponorogo di Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo adalah salah satu titik rawan longsor. Keselamatan pengguna jalan kerap terancam dengan peristiwa longsor yang terjadi tiba-tiba. 

Sebab, kondisi tebing di jalur tesebut menjadi momok tersendiri bagi para pengendara yang melintas. Maklum, kemiringan tebing di sepanjang jalan provinsi tersebut nyaris  45 derajat. Selain itu ketinggian tebing sekitar 50 meter jadi faktor penunjang guguran material longsor. 

‘’Kondisi di Ngreco itu sudah cukup mewakili daratan di Tegalombo. Bahwa, daerahnya memang rawan longsor jika dilihat dari kondisi geografisnya,’’ ungkap Camat Tegalombo, Joko Putro Purnomo.

Titik longsor di Ngreco sudah muncul sejak tiga tahun yang lalu. Terutama, pascapelebaran jalan Pacitan-Ponorogo pada tahun 2014 lalu. Kondisi tebing yang didominasi batu dan tanah kerap rawan untuk longsor. 

Menyikapi kondisi tersebut, Joko mengaku kerap berkoordinasi dengan DPU Bina Marga Jatim soal titik longsor di Ngreco itu. Alasannya, jalur tersebut merupakan akses vital penghubung dua kabupaten. Dia mengusulkan pembangunan talut penguat tebing. 

‘’Tetapi tentu itu berbiaya besar. Kami juga tidak bisa berbuat banyak selain terus berkoordinasi, karena yang berwenang adalah pemprov,’’ terangnya. (naz/rif/jprm)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar