Tidak Gratis, 16 Korban Terdampak Longsor Harus Beli Lahan

PULUNG – Pascabencana proses pencarian korban, pemerintah kabupaten (Pemkab) Ponorogo disibukkan dengan urusan relokasi warga terdampak tanah longsor. 

Hingga kini baru 14 dari total 30 titik yang direncanakan untuk lokasi pembangunan rumah permanen korban bencana tanah longsor Desa Banaran, Pulung, Ponorogo, yang sudah klir. 

Selebihnya, korban yang tidak memiliki lahan pribadi, wajib membeli. Sehingga, duit bantuan bakal terpotong untuk membeli tanah. 

‘’Solusi tercepat membeli (lahan) secara mandiri. Karena menunggu duit pemerintah prosedurnya cukup lama,’’ kata Sekda Ponorogo Agus Pramono, Sabtu (15/4).

Agus-sapaan akrab Agus Pramono- mengungkapkan jika masih dibutuhkan setidaknya  16 titik lahan lagi. Sebab, terdapat 30 kepala keluarga (KK) korban terdampak tanah longsor di Dusun Tangkil tersebut. 

Agus mengklaim masyarakat sudah sepakat tentang pembelian lahan tersebut, sebab harga tanah juga tidak terlalu  mahal. Pembelian bakal menggunakan duit bantuan masyarakat. 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar