Pembangunan Fisik Rumah Ditanggung Pemprov

PULUNG - Meski harus membeli lahan untuk tempat tinggal baru, warga Desa Banaran, Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo terdampak longsor masih bisa bernafas lega. Mereka tidak dipusinkan biaya pembangunan rumah. 

BACA : Tidak Gratis, 16 Korban Terdampak Longsor Harus Beli Lahan 

Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Ponorogo Agus Pramono menuturkan jika pembangunan fisik rumah warga terdampak longsor bakal ditanggung Pemprov Jatim. Pihaknya sudah menyodorkan proposal ke gubernur, Selasa (11/4) lalu. 

Dirinya mengaku jumlah yang diajukan pembangunannya sebanyak 36 rumah, sengaja dilebihkan dari kebutuhan. Pihaknya mengusulkan dua opsi. Meski sama-sama rumah tipe 46, namun harganya berbeda. Yakni, sekitar Rp 100 juta dan Rp 80 juta lebih. 

‘’Harapannya yang seratusan juta itu. Tetapi menyesuaikan kemampuan pemprov. Makanya kami beri dua pilihan,’’ ungkapnya sembari menyebut akan dikerjakan pihak TNI.

Keputusan gubernur diprediksi bakal turun dalam satu dua pekan ke depan. Pembangunan bakal langsung dilakukan setelah pengajuannya itu di setujui. Sebab, korban sudah kelewat lama di pengungsian. 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar