Ini Alasan Jukir yang Menarik Tarif Lebih Mahal
BERITA TERKAIT

MADIUN - Revolusi mental yang didengungkan presiden Joko Widodo agaknya mutlak harus segera dilakukan. Jika tidak, keterpurukan mental yang melanda negeri ini benar - benar bakal terjadi. 

Ditemukannya oknum juru parkir (jukir) yang berbuat curang di Kota Madiun oleh petugas Dishub kota setempat bisa jadi bukti. Penurunan kualitas mental mulai menjangkiti masyarakat biasa. 

Meski nominalnya tidak seberapa dibanding ulah para koruptor kakap, toh tetap saja praktik jukir nakal itu tentu membuat pendapatan dari sektor retribusi parkir yang seharusnya masuk kas daerah menguap. 

Suw adalah salah seorang jukir yang kena tegur petugas gabungan karena memungut tidak sesuai perda. Suw mengaku membawa karcis, namun sengaja tidak diberikan ke pengguna jasa parkir. 

‘’Biasanya masyarakat sendiri yang membayar lebih ketika ditarik retribusi,’’ dalihnya.

Sementara itu, Koordinator Lalu Lintas Dishub Kota Madiun Gatot Suprijana mengimbau agar masyarakat tidak membiasakan memberi uang pada jukir di luar batas ketentuan. Parkir yang dimaksud adalah di kawasan jalan utama Kota Madiun. 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar