Oknum Guru L Dilarang Mengajar Muatan Lokal Kelas I

MAGETAN - Tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh salah seorang guru SDN 1 Mantren, Karangrejo memang mencoreng dunia pendidikan Kabupaten Magetan. Agar tidak berlarut - larut, Dinas pendidikan setempat segera menyelesaikan permasalahan tersebut. 

Kepala UPTD Pendidikan Karangrejo Amat Mustofa menegaskan, sudah tidak ada lagi perselisihan antara keluarga Fel, korban dugaan kekerasan dengan L, oknum guru. Kasus dugaan kekerasan itu sudah diselesaikan secara kekeluargaan. 

Dia juga mengamini bahwa ada pengawasan terhadap L dalam jangka waktu sekitar dua bulan. Menurutnya, ‘’sanksi’’ itu sekaligus merupakan shock therapy dan pembinaan kepada guru yang masih berstatus sukwan tersebut. 

‘’Tentu kalau dia mengulangi perbuatannya, akan ada tindakan lebih lajut,’’ tegasnya.

Tofa –sapaan akrab Amat Mustofa- menambahkan, dari hasil mediasi, guru L masih diperbolehkan mengajar di SDN 1 Mantren. Hanya, untuk saat ini tidak diperbolehkan mengisi pelajaran muatan lokal (mulok) di kelas I. 

Hal itu bertujuan untuk menghilangkan rasa trauma Fel. Pun, keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya agar suasana belajar di kelas I kembali normal. Maklum, dugaan kekerasan yang dilakukan L secara tidak langsung mempengaruhi psikis teman - teman Fel.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar