Juragan Ayam Tiren Diringkus Polisi

MAGETAN – Tidak semua daging ayam layak masuk perut. Jumat (12/5) malam polisi menggerebek gudang pengolahan dan penyimpanan ayam petelur yang sudah mati di Dusun Claket, Desa Bulugunung, Plaosan. 

Dalam penggerebekkan itu, sedikitnya 200 ekor ayam tiren alias mati kemarin ditemukan dalam gudang bekas kandang sapi tersebut. Baik yang masih belum diolah maupun sudah siap jual. 

Dari tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan Didik Setyono alias Lilik, 28;  Sarbu, 67 (pemilik gudang), Sarmi, dan Pami. Malam itu juga Lilik yang merupakan anak Sarbu ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan tiga lainnya berstatus saksi. 

‘’Kasus ini masih kami dalami,’’ ujar Kasatreskrim Polres Magetan AKP Partono.

Partono mengungkapkan, praktik penjualan ayam tiren tersebut sudah berlangsung dua tahun terakhir. Lokasi produksinya tersembunyi di balik permukiman warga. Perlu melewati gang-gang sempit sejauh 15 meter untuk menjangkau tempat itu. 

Nah, sekitar dua pekan lalu pihaknya mendapatkan laporan adanya praktik jual beli ayam tiren. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Petugas melakukan pemantauan dan menggali informasi di sekitar lokasi. 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar