Kabur dari Rumah, Pilih Jadi PL Freelance

MADIUN – Agaknya masih ada warga yang mengangap sepele masalah kartu identitas. Dira –nama samaran- salah satunya. Remaja putri ini terkesan tidak menganggap serius atas kepemilikan kartu identitas diri. 

Akibatnya, dirinya harus rela digelandang ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Madiun. Dira mati kutu saat petugas Satpol PP menggedor pintu kamar kosnya di Jalan Dawuhan, Kelurahan Banjarejo, Senin lalu (15/5). 

Dia langsung gelagapan ketika petugas penegak perda itu menanyakan kartu identitasnya. Jawaban asal pun terpaksa dilontarkannya kepada petugas yang mulai mendesaknya untuk menunjukkan kartu identitas. 

Remaja putri yang mengaku berasal dari Desa Dadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, itu sempat berkelit jika kartu identitasnya masih dalam proses perekaman. Namun, petugas Satpol PP tak langsung percaya begitu saja pengakuan Dira. 

Karena tidak bisa menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP), petugas langsung membawa cewek berambut pirang itu ke kantor Satpol PP di Jalan Parikesit. 

‘’Anaknya tidak jujur, berbelit-belit keterangan yang diberikan,’’ kata Kasi Pembinaan, Pengawasan, dan Penyuluhan Satpol PP Kota Madiun Elizabeth Eny Trisnawati Kadari, Selasa (16/5).

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar