Anggaran Dialihkan, Tim Scanning Ngaplo
BERITA TERKAIT

MADIUN – Kerja tim scaning lembar jawab komputer (LJK) ujian sekolah Kabupaten Madiun patut diacungi dua jempol. Lima personil anggota tim Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Madiun itu harus bertugas dari pukul 13.00 hingga 00.00 setiap hari tanpa honor. 

Padahal, kerja tim scaning tidaklah mudah. Mereka harus kerja keras hingga tengah malam untuk mengoreksi 27.279 lembar hasil ujian sekolah (LHUS) tingka sekolah dasar (SD) se Kabupaten Madiun. 

Kasi Kurikulum Pendidikan Dasar (Dikdas) Dindik Kabupaten Madiun Endang Purwaningsih menerangkan, anggaran yang sudah diplot untuk honor tim scanning itu digeser untuk kegiatan lainnya. 

Honor Rp 250 ribu yang sedianya bakal diterimakan selama dua bulan itu terpaksa digunakan untuk penganggaran pencetakan naskah soal US. Sebab, mulai tahun ini kewenangan mencetak naskah ujian itu dibebankan pemerintah daerah. 

‘’Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang masih di-handle Dindik Jatim,’’ katanya.

Endang menegaskan, kebijakan itu baru diketahuinya saat mengikuti rapat yang dipimpin langsung Kadindik Provinsi Jatim, 19 April lalu. Di mana, anggaran pencetakan naskah soal US yang semula masuk di pos Dindik Jatim juga dicoret Kementerian Pendidikan. 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar