Satgas Pangan Ancam Pelaku Penimbunan dengan Pasal Berlapis

MADIUN – Pelaku penimbunan barang dan bahan pangan di wilayah Kabupaten Madiun hendaknya harus berpikir dua kali jika ingin berbuat curang selama ramadan tahun ini. Satgas pangan sudah menyiapkan pasal berlapis untuk menjerat pelaku penimbunan. 

Jika masih nekat, pelaku penimbunan bakal mendekam minimal lima tahun hidup di balik jeruji besi penjara. Ini sesuai pasal 133 UU Pangan dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun dan Pasal 107 UU Perdagangan dengan ancaman pidana maksimal lima tahun. 

‘’Kami siap menindak tegas pedagang dan tengkulak nakal,’’ kata Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Hanif Fatih Wicaksono.

Ketegasan polisi yang menjadi bagian dari satgas pangan jadi harapan masyarakat dalam mencukupi kebutuhan pangan. Sebab, masuk Ramadan dan jelang Lebaran, rata-rata harga kebutuhan pokok sulit terkendali. 

Tak sedikit dari pemasok kebutuhan pokok justru memanfaatkan momentum tahunan itu dengan menggenjot harga setinggi-tingginya. Itu seiring kian meningkatnya permintaan konsumen dibandingkan hari biasa. 

‘’Kementerian Perdagangan sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) dari setiap jenis produk. Jika kenaikannya tidak wajar, kami akan menyelidikinya,’’ tegasnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar