Satgas Pangan Intai Pelaku Penimbunan Barang dan Bahan Pangan

MADIUN - Untuk menjaga stabilitas bahan pangan di Kabupaten Madiun, satgas pangan bentukan polres setempat bakal mulai melakukan monitoring. Sejumlah bahan pangan dan barang yang berpotensi rawan hilang di pasaran jadi fokus perhatian.

Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Hanif Fatih Wicaksono mengungkapkan bahwa pihaknya siap menindak tegas pelaku penimbunan bahan pangan.  Dua pasal Undang - undang (UU) Pangan dan Perdagangan disiapkan untuk menjerat kasi penimbunan. 

Ini bukan tanpa alasan, sebab penimbun itulah biang melonjaknya harga di pasaran. Kondisi kelangkaan bahan pokok menjadi modus utama untuk menaikkan harga. 

‘’Salah satu kategori penimbunan yaitu tidak boleh menyimpan barang pangan lebih dari tiga bulan,’’ ujarnya.

Sejauh ini, satgas pangan sudah memetakan tempat-tempat yang diduga rawan penyimpangan. Meliputi gudang-gudang penyimpanan dan toko-toko yang menjual produk dalam jumlah besar. Seperti gudang beras yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. 

‘’Tapi kami tidak langsung menindak. Pertama sosialisasi dulu untuk pencegahan,’’ terangnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar