Rabu, 19 Dec 2018
radarmadiun
icon featured
Hukum & Kriminal

Edarkan Pil Koplo ke Pelajar, Restu Dibekuk Polisi 

19 Juli 2017, 22: 30: 03 WIB | editor : Budhi Prasetya

Tersangka pengedar pil koplo yang berhasil diamankan Polres Ngawi, Rabu (19/7) 

Tersangka pengedar pil koplo yang berhasil diamankan Polres Ngawi, Rabu (19/7)  (WS Hendro/Radar Ngawi)

NGAWI – Niat wirausaha Restu Artha Nugroho tidak patut ditiru. Apa pasal? Remaja 22 tahun itu salah memilih jenis usaha hingga harus berurusan dengan polisi. 

Maklum saja, warga Desa Manisharjo, Kecamatan Ngrambe, Ngawi itu memilih menggeluti bisnis haram jual - beli pil koplo. 

Restu ditangkap angota Satreskoba Polres Ngawi pada hari Minggu (16/7) lalu. Sedikitnya 1378 butir pil koplo jenis Trihexphendyl dan Tramadol berhasil diamankan dari tangannya. 

Hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, nama Restu masuk dalam daftar pengedar di Ngawi. Pelanggannya remaja belasan tahun, termasuk kalangan pelajar.

‘’Dari hasil lidik, petugas kami menaruh kecurigaan terhadap pelaku RAN,‘’ ungkap Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono.

Untuk memastikan dugaan itu, polisi sengaja menyaru sebagai pembeli. Tersangka yang tidak menaruh curiga langsung memenuhi permintaan polisi yang tengah menyamar. 

Transaksi pun disepakati di pinggir jalan Dusun, Ngariboyo, Desa Manisharjo, Ngrambe, Ngawi sekitar pukul 22.30 Wib. 

‘’Setelah pelaku mengeluarkan pil koplo, petugas kami langsung melakukan penangkapan, ‘’ bebernya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengaku sudah enam bulan menjalankan bisnis haram tersebut. Dihadapan penyidik dirinya awalnya hanya pemakai. 

Lama kelamaan Restu tertarik mengedarkan pil koplo karena tergiur keuntungan yang ditawarkan dari bisnis haram itu. 

(mn/odi/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia