Rabu, 19 Dec 2018
radarmadiun
icon featured
Peristiwa

Ini pengakuan Pengemudi Avansa Kepada Polisi

24 Juli 2017, 11: 00: 03 WIB | editor : Budhi Prasetya

Sepeda motor Honda Vario milik korban terjepit bodi mobil dalam kecelakaan di Jalur Magetan - Gorang Gareng

Sepeda motor Honda Vario milik korban terjepit bodi mobil dalam kecelakaan di Jalur Magetan - Gorang Gareng (Andi Chorniawan/Radar Madiun)

MAGETAN - Kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Jalur Magetan - Gorang Gareng ini bisa jadi peringatan bagi para pengguna jalan. Memaksakan mengemudi dalam keadaan mengantuk bisa berakibat fatal.


Selain merugikan diri sendiri, mengantuk saat berkendara bisa juga merugikan orang lain. Rasa kantuk Sunyoto, warga Desa Rejomulyo, Panekan, Magetan mengakibatan kecelakaan hingga membuat Ami dan Ernawati harus enjalani perawatan di rumah sakit.


Mobil Toyota Avansa yang dikemudikannya oleng hingga bertabrakan dengan Daihatsu Ayla milik Rizal, warga Desa Gunungsari, Kabupaten Madiun.


Dampak benturan membuat mobil berwarna merah itu terpental tiga meter ke belakang dan menyenggol sepeda motor yang dikendarai Ami dan Ernawati.


Kepala Pos Lantas 905 Pasar Baru Aiptu Momon Hadi Ruwana mengungkapkan jika hasil olah TKP sementara, penyebab laka lantas diduga karena human error. Itu berdasarkan keterangan  Rizal yang menyebut jika mobil dari arah berlawanan mendadak oleng ke kanan.

Pun keterangan itu diperkuat dengan penuturan Sunyoto yang mengaku kehilangan fokus dan konsentrasi saat mendekati tepat kejadian perkara (TKP).

‘’Berdasar pengakuan sopir Avanza (Sunyoto) memang sempat mengantuk,’’ bebernya.

(mn/cor/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia