Rabu, 21 Nov 2018
radarmadiun
 
icon featured
Events

DCC Tidak mau Ketinggalan, Siap Taklukkan Tanjakan Jamus

Selasa, 03 Oct 2017 18:31 | editor : Budhi Prasetya

Anggota Dinkes Cycling Club (DCC) terus berlatih menjelang pelaksanaan event Jamus 100 Km.  

Anggota Dinkes Cycling Club (DCC) terus berlatih menjelang pelaksanaan event Jamus 100 Km.   (Wahyu Budianto/Radar Ngawi)

NGAWI - Event Jamus 100 Km menarik animo cyclist lokal dan luar Ngawi. Total 350 peserta yang memastikan ikut. Salah satunya dari komunitas Dinkes Cycling Club (DCC). 

’’Rute panjang bagi kami biasa, tapi latihan tidak boleh diabaikan,’’ ungkap Djaswadi, anggota DCC Ngawi

Sepuluh orang anggota DCC terlihat semangat nggowes rutin pada Jumat pagi (29/9) lalu. Kesempatan itu juga dimanfaatkan untuk meningkatkan stamina.  Bahkan, anggota DCC sengaja memilih menu latihan sprint di rute sekitar kota. 

Rute sepanjang 30 kilometer dilahap dalam waktu sekitar satu setengah jam. Start dari kantor dinkes Jalan S Parman, Ngawi. 

Kemudian melintasi Jrubong Jalan Raya Solo Ngawi melalui Siliwangi menuju Paron, Teguhan, Semen, Kedungputri, Geneng lalu memutar kembali ke Ngawi. 

Latihan rutin tersebut dilaksanakan sebelum menghadapi 54 km rute flat, 20 rute tanjakan tipis-tipis, rolling, dan menanjak penuh pada 7 kilometer terakhir. 

’’Kami tidak kejar speed yang penting finis,’’ guraunya.  

Djaswadi menuturkan, sengaja ikut dalam event tersebut untuk menjajal kekuatan dirinya dalam bersepeda. Lalu, juga untuk menikmati jalur yang dipersiapkan paniti, serta menyalurkan hobi. 

Rencananya DCC menggunakan Mountain bike (MTB) untuk event tersebut. Timnya telah menyiapkan sepeda untuk menghindari trouble nanti. Mengecek kesiapan aksesori, rem, roda, dan sebagainya. 

’’Karena beberapa titik rute Jamus 100 km kan terbilang ekstrem,’’ ungkapnya. 

Dia berharap, Jamus 100 Km dapat menarik minat masyarakat terhadap olahraga sepeda. Selain itu, bersepeda dengan menikmati alam di Bumi Orek Orek juga merupakan ide bagus menggaet pengunjung luar daerah. 

Sebab, kegiatan bersepeda dengan rute panjang yang dikemas dalam bentuk touring, racing, and sport tourism itu juga terbukti bisa menghidupkan kegiatan olahraga di Ngawi. 

’’Kami yakin kegiatan ini berpengaruh pada pariwisata di Ngawi,’’ pungkasnya. 

(mn/ian/sib/sib/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia