Rabu, 19 Dec 2018
radarmadiun
icon featured
Kota Madiun

Joke Jokowi Berhadiah Sepeda

08 November 2017, 13: 30: 59 WIB | editor : Budhi Prasetya

Basuki menuntun sepeda angin hadiah dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). 

Basuki menuntun sepeda angin hadiah dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).  (Bagas Bimantara/Radar Madiun )

MADIUN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) identik dengan hadiah sepeda. Ketika berkunjung ke Madiun Senin (6/11) lalu, dia juga tidak lupa menggelar kuis dadakan dengan iming-iming hadiah dua kereta angin itu. 

Bahkan, Jokowi sempat melontarkan joke (kelakar) bahwa sepedanya mahal. ‘’Sepeda ini mahal lho, karena ada tulisannya hadiah dari Presiden RI Joko Widodo,’’ seloroh Jokowi.

Orang yang beruntung mendapat hadiah sepeda dari presiden adalah Basuki, petani hutan asal Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. Basuki yang berani naik panggung itu ditanya Jokowi seputar pertanian hutan. 

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sempat berhenti sebentar untuk membagikan buku kepada kerumunan warga yang memadati lokasi kunker.  

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sempat berhenti sebentar untuk membagikan buku kepada kerumunan warga yang memadati lokasi kunker.   (Bagas Bimantara/Radar Madiun )

Jawaban Basuki sempat membuat geleng-geleng Jokowi, lantaran dari hasil menanam jagung dengan masa panen empat bulan mampu meraup untung hingga Rp 15 juta. 

‘’Ini contoh bahwa jagung adalah komoditas potensial,’’ benar Jokowi.

Namun, pertanyaan  Jokowi tentang wawasan kebangsaan membuat Basuki bingung. Sebab, petani ini ternyata tidak hafal Pancasila. 

Gelak tawa pecah di petak 292 b, RPH Wungu, BPKH Dungus, masuk Desa Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, itu. Kendati terbata-bata, Basuki mampu membaca Pancasila dengan dipandu Jokowi. 

‘’Menika sepedahe dipendhet (ini sepedanya diambil), Pak,’’ pinta Jokowi.

Penerima hadiah sepeda kedua adalah Sulani, petani asal Tuban. Sama halnya dengan Basuki, Jokowi juga meminta Sulani membacakan Pancasila di luar kepala. Kali ini Pancasila dihafal dengan benar.  

‘’Jangan lupa lahannya dimanfaatkan betul, Bu,’’ pesan Jokowi kepada Sulani saat menyerahkan sepeda.

Dalam setiap kunker, Jokowi selalu mencoba dekat dengan rakyat. Pasukan pengamanan presiden (paspampres) sempat kewalahan lantaran pria asal Solo itu meladeni permintaan jabat tangan dan swafoto. 

Sebelum bertolak ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun di Mejayan, Jokowi menyempatkan berbagi buku kepada warga Dungus yang selama satu jam menungguinya di luar lokasi kunker. 

Selain itu, Jokowi yang media friendly ini mendadak meminta door stop ke paspampres agar awak media dapat mewawancarai sebelum masuk mobil RI-1. 

(mn/naz/sib/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia