Rabu, 27 Mar 2019
radarmadiun
icon featured
Mejayan

Ditjen Kemenhub Bantah Double Track Biang Banjir 

10 November 2017, 17: 10: 59 WIB | editor : Budhi Prasetya

double track madiun

Double track yang membentang dari Jombang hingga Madiun dituding menjadi biang keladi banjir. (R.Bagus Rahadi/Radar Madiun )

MADIUN – Saling tuding terjadi antara Ditjen Perkeretaapian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) soal penyebab banjir di Kabupaten Madiun. 

Direktorat di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) itu tidak terima proyek double track yang membentang dari Jombang hingga Madiun dituding menjadi biang keladi banjir. 

‘’Belum ada pekerjaan yang berkaitan dengan penutupan saluran air. Sekarang ini masih tahap pengeboran di beberapa titik,’’ sergah Sudarto, humas Ditjen Perkeretaapian.

Sudarto malah balik menuding BPBD Kabupaten Madiun telat mengeruk sungai hingga banjir datang. Sungai yang dangkal menyebabkan aliran air hujan tidak lancar. Sudarto meminta semua pihak tak gampang mengaitkan persoalan dengan proyek nasional itu. 

‘’Dicari dulu sebabnya, jangan langsung menuding,’’ kesalnya saat dihubungi via telepon.

Dia berharap khalayak jangan mudah panik lantaran setiap persoalan yang terjadi di lingkungan proyek menjadi tanggung jawab kontraktor. Ada 20 kontraktor yang terlibat. 

Jika muncul dampak akibat proyek double track, Sudarto meminta segera dikoordinasikan dengan kontraktor. 

‘’Mereka yang lebih paham kondisi di lapangan. Kami tegaskan ke kontraktor agar memprioritaskan kepentingan umum,’’ jelasnya.

Sudarto tidak menampik jika pengerjaan double track saat ini memang mengalami banyak kendala. Seperti jalur kereta api yang melintas di atas pipa saluran air PDAM, melabrak tiang listrik, hingga memakan bangunan rumah warga. 

(mn/jpr/sib/sib/JPR)

 TOP
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia