Rabu, 21 Nov 2018
radarmadiun
 
icon featured
Magetan

Upaya Ungkap Nilai Sejarah Batu Kuno Terganjal Tenaga Arkeolog 

Kamis, 28 Dec 2017 17:40 | editor : Budhi Prasetya

batu sejarah purbakala

Temuan batu kuno di Dusun Wonomulyo, Genilangit, masih menyisakan misteri (Dok/Radar Magetan)

MAGETAN – Temuan sejumlah batu kuno di Dusun Wonomulyo, Desa Genilangit, Kecamatan Poncol masih menyisakan misteri. Teka - teki relief menyerupai bentuk wajah buto pada salah satu batu pun belum terkuak. 

Dinas pariwisata dan kebudayaan (disparbud) belum bisa memastikan apakah enam buah batu yang ditemukan warga ketika membersihkan ilalang itu merupakan peninggalan sejarah. 

‘’Itu temuan baru karena belum masuk di data kami,’’ kata Sekretaris Disparbud Winarto, Rabu (27/12). 

Winarto menyebut, salah satu bongkahan yang terdapat ukiran lazim ditemukan di berbagai daerah. Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan jenis, usia, maupun asal muasalnya. 

‘’Saat ini kami sebatas melakukan pendataan jika ada temuan warga,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Magetan.

Disparbud tidak dapat menelisik lebih jauh lantaran keterbatasan tenaga ahli. Tidak ada arkeolog yang bisa melakukan pemeriksaan secara langsung. 

Organisasi perangkat daerah (OPD) itu perlu berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Mojokerto. Lembaga itu memiliki peneliti yang menguasai tentang ilmu sejarah dan kebudayaan. 

‘’Tentu kami harus mendatangkan mereka untuk melakukan pengecekan,’’ ucapnya. 

Meski begitu, kata dia, para peneliti BPCB belum tentu bisa langsung datang karena ada mekanisme penjadwalan. Pasalnya yang membutuhkan jasa arkeolog bukan hanya Magetan, melainkan banyak daerah lain.  

‘’Jadi ya harus antre menunggu giliran karena mereka harus berkeliling Jatim,’’ jelas Winarto.  

Data disparbud, hingga Maret ini ada 117 objek situs kuno yang tersebar di 12 kecamatan. Dari ratusan itu baru 56 yang sudah terverifikasi oleh BPCB Trowulan. 

Puluhan objek tersebut dipastikan merupakan peninggalan sejarah yang perlu mendapatkan penjagaan. ‘’Masih banyak objek yang belum terverifikasi karena kendala SDM itu tadi,’’ imbuhnya. 

Enam batu yang diduga peninggalan zaman kerajaan ditemukan warga Dusun Wonomulyo beberapa waktu lalu. Satu dari enam batu yang dipenuhi lumut kering itu terdapat ukiran menyerupai wajah. 

Enam batu itu terbagi menjadi dua bongkahan. Bongkahan pertama terdiri empat batu yang bertumpuk berbentuk segitiga dengan tinggi sekitar satu meter. 

Pada bagian atas terdapat sebuah batu dengan ukiran mirip wajah buto (raksasa jahat dalam cerita atau dongeng rakyat jawa, Red). Sekilas terlihat ada pahatan seperti sepasang mata besar, hidung, dan telinga melingkar pada batu berukuran 30x70 sentimeter itu. (cor/isd)

(mn/cor/sib/sib/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia