Rabu, 21 Nov 2018
radarmadiun
 
icon featured
Features
Prestasi Pelajar Ngawi

Lolos IVVP, Siswa SMAN 2 Ngawi Bersiap Terbang ke Malaysia 

Selasa, 03 Apr 2018 23:48 | editor : Budhi Prasetya

SMAN 2 Ngawi

DUTA BANGSA: Yudha Pamungkas didampingi Kepala Smada Ngawi Tribadi menunjukkan miniatur bendera Indonesia dan Malaysia (Wahyu Budianto/Radar Ngawi)

Satu lagi siswa SMAN 2 (Smada) Ngawi berkesempatan ke luar negeri. Kali ini, Yudha Pamungkas, siswa XII IPA 4, terpilih mewakili Indonesia mengikuti International Village Volunteering Program di Malaysia. Remaja itu dijadwalkan berada di Malaysia 3 hingga 6 Mei mendatang.

WAHYU BUDIANTO, Ngawi

KONSENTRASI Yudha Pamungkas mempersiapkan diri menghadapi ujian sekolah (US) tidak terpecah meski remaja 18 tahun itu bakal terbang ke Malaysia. Kemarin (2/4) Yudha mendatangi Pendapa Wedya Graha dengan maksud meminta restu bupati Budi ’’Kanang’’ Sulistyono sebelum berangkat ke negeri jiran tersebut. 

Yudha merupakan satu-satunya siswa asal Ngawi yang terpilih mengikuti International Village Volunteering Program (IVVP) di Malaysia. Pelajar kelas XII IPA 4 Smada itu dijadwalkan berada di negara beribu kota Kuala Lumpur tersebut 3 hingga 6 Mei mendatang. ‘’Sebelumnya sudah beberapa kali mewakili Ngawi, tapi hanya di lingkup dalam negeri,’’ tutur Yudha.

Selama mengikuti ajang itu, Yudha bersama 39 pelajar dari berbagai daerah lain bakal mendapat kesempatan merasakan pengalaman mengajar di Malaysia. Bukan berbagi ilmu dengan pelajar negara setempat, melainkan dengan anak-anak tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bersekolah di sana. ’’Kebijakan negara itu membuat WNI tidak dapat mengenyam pendidikan di sekolah negeri. Itu terjadi sejak 2002,’’ ungkap siswa asal Desa Manisharjo, Ngrambe, tersebut. 

Bahkan, banyak anak TKI yang kondisi ekonominya pas-pasan terpaksa tidak bersekolah. Sebab, biaya pendidikan di sekolah swasta Malaysia terbilang mahal. ’’Di daerah Beaufort, kami nanti akan mengajar siswa setingkat SD,’’ ungkapnya sembari menyebut kelak juga diagendakan mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia dan Kota Kinabalu. 

Di sisi lain, Yudha sudah menyiapkan misi khusus kelak selama mengikuti ajang yang diselenggarakan Intercultural Friendship Society Jogjakarta itu. Yakni, mengenalkan budaya Indonesia khususnya Ngawi ke anak-anak TKI di sana agar kecintaannya pada tanah air tidak luntur. Sejumlah buah tangan untuk pejabat setempat pun telah disiapkan. Di antaranya, batik khas Ngawi dan cokelat tempe. ***

(mn/ian/sib/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia