Rabu, 21 Nov 2018
radarmadiun
 
icon featured
Kota Madiun

Imbas Kecelakaan di Ngawi, Jadwal KA Jakarta-Bandung Kacau 

Sabtu, 07 Apr 2018 03:30 | editor : Budhi Prasetya

kecelakaan kereta api ngawi

DAMPAK SANCAKA: Calon penumpang di Stasiun Madiun terlihat berkerumun di ruang pengatur perjalanan kereta untuk mencari informasi pascakecelakaan KA SAncaka di Ngawi (Bagas Bimantara/Radar Madiun )

MADIUN –  Selain mengakibatkan korban tewas dan luka, kecelakaan kereta api (KA) Sancaka di Ngawi juga membuat jadwal perjalanan menuju Jakarta dan Bandung melalui Stasiun Madiun kacau. 

Nahas yang menimpa KA Sancaka di kilometer 215+8 Kedungbanteng-Walikukun, perbatasan Sragen-Ngawi, Jumat (6/4) sekitar pukul 18.25 itu memaksa seluruh kereta api harus balik ke Surabaya. 

Tak sedikit pula calon penumpang dari Stasiun Madiun memilih mengembalikan tiket. Pasalnya, hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi KA Sancaka belum selesai. 

‘’Untuk sementara waktu jalur Kedungbanteng-Walikukun belum bisa dilalui,’’ kata Humas PT KAI Daop VII Madiun Supriyanto, tadi malam.

Diketahui, KA Sancaka menabrak trailer dan mobil avanza yang sedang parkir. Bermula ketika trailer itu melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu. 

Dari arah Sragen ke Mantingan melintas KA Sancaka dan menabrak trailer itu. Akibat peristiwa itu, masinis KA Sancaka tewas dan seorang asisten masinis mengalami luka berat. 

Sejumlah penumpang KA nahas itu dialihkan ke bus menuju tujuan masing-masing. Sementara KA yang harus putar balik adalah KA Gajayana, Bangunkarta, Bima, dan Turangga. 

‘’Semua balik kanan ke Surabaya lalu lewat jalur utara. Sedangkan KA Mutiara Selatan tujuan Bandung, posisi masih di Surabaya dan langsung lewat jalur utara,’’ jelasnya.

(mn/jpr/sib/sib/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia