Rabu, 21 Nov 2018
radarmadiun
 
icon featured
Kota Madiun

Batal Naik Kereta, Calon Penumpang Pilih Travel dan Bus

Sabtu, 07 Apr 2018 04:30 | editor : Budhi Prasetya

Jadwal KA Stasiun Madiun

DAMPAK SANCAKA: Penumpang jurusan arah ke barat antre mengembalikan tiket di Stasiun Madiun lantaran KA yang ditumpangi harus putar balik.   (Bagas Bimantara/Radar Madiun)

MADIUN - Kebingungan nampak terlihat dari raut wajah calon penumpang kereta api di Satsiun Madiun pascakecelakaan KA Sancaka di Ngawi. Maklum, sejumlah jadwal perjalanan terganggu imbas dari kecelakaan yang terjadi Jumat kemarin (6/4). 

Penumpang yang baru turun di Stasiun Madiun terlihat mengantre panjang di loket. Sebagian memilih merelakan tiket mereka hangus Rp 230 ribu lantaran terburu waktu. 

Arif, salah seorang penumpang tujuan Jogjakarta langsung ke terminal bus madiun. ‘’Daripada harus ngantre dua jam, besok saya ada acara jam sembilan pagi,’’ jelas penumpang asal Jogjakarta ini. 

Salamah, penumpang asal Surabaya memilih naik travel menuju Jogjakarta. Tiket Salamah dan Suaminya kembali separo dari harga semula sekitar Rp 600 ribu. Sengaja dia memilih travel pertimbangan nyaman. 

‘’Daripada harus ke terminal, lebih cepat naik travel,’’ tutur perempuan 50 tahun itu. 

Sementara itu, Syaiful, satpam yang berjaga di pintu keluar Stasiun  Madiun mengatakan baru setengah jam dia melayani penumpang KA yang kebingungan. 

Pilihan darurat penumpang jatuh di travel pribadi dibandingkan moda transportasi bus. Dia menghitung ada sekitar 10 penumpang  dijemput travel pribadi. 

‘’Lainnya kendaraan go car langsung ke terminal, ada juga yang naik becak,’’ ujarnya. 

Konidisi ini seperti rezeki dadakan sejumlah kendaraan jaringan online (daring), taksi, dan becak. Sejumlah kendaraan tersebut terlihat hilir mudik di pintu keluar stasiun sampai pintu keluar parkir. Sekali antar ada satu rombongan penumpang yang langsung masuk ke travel pribadi. 

(mn/jpr/sib/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia