Rabu, 21 Nov 2018
radarmadiun
 
icon featured
Mejayan
Pilgub Jatim

Puti Guntur Soekarno Gratiskan SMA/SMK Negeri 

Jumat, 13 Apr 2018 03:20 | editor : Wawan Isdarwanto

PERKUAT JOKOWI: Cawagub Jatim Puti Guntur Soekarno mengampanyekan pendidikan gratis SMA/SMK negeri dan program kesejahteraan lainnya di Desa Suluk, Dolopo, Kabupaten Madiun, Rabu (11/4).

PERKUAT JOKOWI: Cawagub Jatim Puti Guntur Soekarno mengampanyekan pendidikan gratis SMA/SMK negeri dan program kesejahteraan lainnya di Desa Suluk, Dolopo, Kabupaten Madiun, Rabu (11/4). (Istimewa)

MADIUN - Pilkada Jawa Timur tinggal 75 hari lagi. Calon wakil gubernur (cawagub) nomor 2 Puti Guntur Soekarno makin lantang menyerukan dukungan untuk memperkuat Presiden Jokowi. Di Kabupaten Madiun, cucu Bung Karno itu getol kampanye tentang kesejahteraan. 

‘’Gus Ipul (calon gubernur Saifullah Yusuf, Red) dan saya telah merumuskan sembilan agenda kerja yang selaras dan memperkuat Nawacita Presiden Jokowi di JawaTimur,’’ kata Puti, Rabu (11/4). 

Puti mengunjungi masyarakat Dolopo dan Kare. Dia juga melihat proyek pembangunan Lingkar Wilis. Salah satu program prioritas Jokowi yang mencakup enam kabupaten, yakni Madiun, Ponorogo, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, dan Nganjuk.  

‘’Pak Jokowi, Gus Ipul, dan saya ingin perluasan kemajuan dan pemerataan pembangunan semakin dirasakan manfaatnya di kawasan Lingkar Wilis,’’ ujarnya.

Jokowi adalah kader PDIP yang berhasil menduduki kursi presiden pada Pemilu 2014. Puti juga kader PDIP. 

Dalam Rakernas III PDIP di Bali akhir Feberuari lalu, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri telah menetapkan Jokowi sebagai calon presiden PDIP pada  Pilpres 2019. 

‘’Maka tugas kader adalah saling memperkuat dan membantu. Selaku presiden, Pak Jokowi mengatur pemerintahan NKRI di pusat. Sementara, saya dan Gus Ipul akan memastikan penguatan pemerintahan Pak Jokowi di Jawa Timur,’’  kata Putri Guntur Soekarno, putra sulung Bung Karno, ini.

Selama kampanye di Kabupaten Madiun Puti didampingi pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Madiun Djoko Setijono-Suprapto. Pasangan ini juga diusung PKB dan PDIP, dua dari empat parpol yang juga mengusung Gus Ipul-Mbak Puti. 

Puti menjelaskan agenda pro kesejahteraan yang disusun bersama Gus Ipul. Menurut dia, program kesejahteraan dapat langsung dirasakan rakyat. ‘’Ini menyangkut kebijakan anggaran kami berdua, Gus Ipul dan saya, jika terpilih,’’ ungkapnya.

Salah satunya adalah program pendidikan gratis untuk SMA dan SMK, yang menurut UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah menjadi kewenangan Pemprov Jatim. 

‘’Saya pastikan, jika Gus Ipul dan saya terpilih, kami berdua akan menjalankan pendidikan gratis untuk SMA dan SMK negeri yang dikelola Pemprov Jatim,’’ janjinya.

Selain belanja pegawai, kata dia, kebijakan itu akan menyedot Rp 1,5 triliun dari APBD Jawa Timur, yang tahun 2018 disahkan Rp 30 triliun. 

‘’Kami berdua juga memperhatikan ibu-ibu yang menjadi kepala rumah tangga, dengan menyusun program PKH Super, yaitu pemberian bantuan modal untuk usaha ibu-ibu yang tidak mampu,’’ sebutnya. 

Program pendidikan gratis adalah untuk menjamin hak-hak pendidikan anak dapat tuntas 12 tahun, seperti program Presiden Jokowi. 

‘’Dengan pendidikan gratis, Gus Ipul dan saya ingin menekan angka putus sekolah serendah-rendahnya. Kita perbaiki kualitas masyarakat Jawa Timur melalui sektor pendidikan,’’ bebernya.

Puti juga menyampaikan program pemberian paket nutrisi kepada masyarakat miskin berupa ayam, daging, telur, dan susu. 

‘’Gus Ipul dan saya juga merumuskan kartu Jatim sehat yang memberi perlindungan kesehatan, seperti BPJS dan kartu Indonesia sehat,’’ lanjut Puti.

Puti juga mempromosikan program Madin Plus, yakni peningkatan dan perluasan penerima bantuan operasional bagi para santri, ustad, hafiz, dan hafizah. 

Program ini untuk memperkuat peran pondok pesantren dalam pendidikan etika, moral, dan akhlak anak-anak Jawa Timur.

(mn/jpr/isd/JPR)

Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia