alexametrics
24.2 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

Unida Gontor Cetak Praktisi Hukum Islam

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Universitas Darussalam (Unida) Gontor berupaya mencetak praktisi hukum atau advokat berkualitas. Kampus yang berada di Jalan Raya Siman, Ponorogo, itu membuka program pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). ‘’Kami ingin mencetak praktisi-praktisi hukum Islam yang bermoral dan berpegang teguh pada nilai agama,’’ kata Dekan Fakultas Syariah Unida Gontor Imam Kamaluddin.

Dia menjelaskan, program PKPA kerja sama Unida dengan Peradi pusat itu untuk meningkatkan kualitas profesi advokat. Bukan semata memperbanyak anggota perhimpunan. Fakultas Syariah Unida maupun Peradi bersepahaman bahwa kualitas advokat itu amat penting selain kuantitas. ‘’Kerja sama ini pertama dilakukan Unida yang programnya berlangsung hingga empat tahun ke depan,’’ terang Imam.

Baca Juga :  Tyo Daftarkan Keluarganya Jadi Peserta JKN-KIS

Program PKPA di Unida bakal dibuka untuk umum. Pesertanya para lulusan strata I (S-1) atau sarjana hukum dari kampus mana pun. Tidak harus alumni Unida Gontor. Terkait teknis pelaksanaan menyesuaikan kondisi pandemi. Jika memungkinkan bakal berlangsung tatap muka. ‘’Bisa juga melalui online atau dalam jaringan karena pertimbangan situasi,’’ ungkapnya.

Perjanjian kerja sama antara Unida Gontor dengan DPN Peradi berlangsung Jumat lalu (29/10). Rektor Unida KH Hamid Fahmy Zarkasyi dan Ketua DPN Peradi Otto Hasibuan sama-sama menerakan tanda tangannya. cara itu juga diikuti pengurus DPC Peradi serta Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Ponorogo. (mg4/c1/hw/her)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Universitas Darussalam (Unida) Gontor berupaya mencetak praktisi hukum atau advokat berkualitas. Kampus yang berada di Jalan Raya Siman, Ponorogo, itu membuka program pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi). ‘’Kami ingin mencetak praktisi-praktisi hukum Islam yang bermoral dan berpegang teguh pada nilai agama,’’ kata Dekan Fakultas Syariah Unida Gontor Imam Kamaluddin.

Dia menjelaskan, program PKPA kerja sama Unida dengan Peradi pusat itu untuk meningkatkan kualitas profesi advokat. Bukan semata memperbanyak anggota perhimpunan. Fakultas Syariah Unida maupun Peradi bersepahaman bahwa kualitas advokat itu amat penting selain kuantitas. ‘’Kerja sama ini pertama dilakukan Unida yang programnya berlangsung hingga empat tahun ke depan,’’ terang Imam.

Baca Juga :  Antisipasi Kenaikan Varian Omicron, Pemerintah Dorong Vaksinasi Booster

Program PKPA di Unida bakal dibuka untuk umum. Pesertanya para lulusan strata I (S-1) atau sarjana hukum dari kampus mana pun. Tidak harus alumni Unida Gontor. Terkait teknis pelaksanaan menyesuaikan kondisi pandemi. Jika memungkinkan bakal berlangsung tatap muka. ‘’Bisa juga melalui online atau dalam jaringan karena pertimbangan situasi,’’ ungkapnya.

Perjanjian kerja sama antara Unida Gontor dengan DPN Peradi berlangsung Jumat lalu (29/10). Rektor Unida KH Hamid Fahmy Zarkasyi dan Ketua DPN Peradi Otto Hasibuan sama-sama menerakan tanda tangannya. cara itu juga diikuti pengurus DPC Peradi serta Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) Ponorogo. (mg4/c1/hw/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/