alexametrics
29.3 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Kaji Mbing: Pandemi Tanggung Jawab Bersama

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Tidak ada yang tahu kapan pandemi Covid-19 berlalu. Namun, semua memiliki peran penting untuk mengakhirinya. Yakni, dengan disiplin protokol kesehatan (prokes). ‘’Kalau ingin anak-anak cepat masuk sekolah, orang tua harus disiplin pakai masker sekaligus prokes yang lain,’’ ujar Bupati Madiun Ahmad Dawami Rabu (4/8).

Kaji Mbing –sapaan Ahmad Dawami- mengatakan, semua orang berpotensi terpapar korona. Karena itu, virus tersebut harus dilawan bersama. Salah satunya dengan menerapkan prokes. Mulai mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, hingga mengurangi mobilitas (5M). ‘’Pandemi Covid-19 ini tanggung jawab bersama. Perlu kesadaran masyarakat supaya cepat selesai,’’ ungkapnya.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menekan laju penularan Covid-19. Vaksinasi menyasar pelajar Kabupaten Madiun usia 12-17 tahun sudah dimulai. SMPN 2 Wungu dan SMPN 1 Geger tercatat sebagai lembaga pendidikan dengan siswa yang telah divaksin. ‘’Seluruh SMP dengan total 17.463 siswa sudah kami usulkan untuk divaksinasi. Pelaksanaannya secara bertahap,’’ imbuh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Siti Zubaidah.

Baca Juga :  Bupati Madiun Ajak Warga Sukseskan Program Pendataan Keluarga

Dia menuturkan, vaksinasi pelajar merupakan langkah penting menuju pembelajaran tatap muka (PTM). Karena itu, dia meminta orang tua memberi semangat agar anaknya bersedia divaksin. ‘’Semakin tinggi keikutsertaan siswa dalam vaksinasi akan memperkuat kesiapan PTM,’’ tegasnya.

Siti mengamini bahwa PJJ yang bersistem dalam jaringan (daring) itu tak luput dari kendala. Baik yang bersifat teknis maupun praktis. ‘’PPJ itu tidak semaksimal PTM. Baik secara akademik maupun karakter. Maka, kami berharap betul orang tua ikut mendukung agar PTM segera terealisasi. Bentuk dukungan itu salah satunya dengan disiplin prokes,’’ tandas Siti. (den/c1/isd/*)

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Tidak ada yang tahu kapan pandemi Covid-19 berlalu. Namun, semua memiliki peran penting untuk mengakhirinya. Yakni, dengan disiplin protokol kesehatan (prokes). ‘’Kalau ingin anak-anak cepat masuk sekolah, orang tua harus disiplin pakai masker sekaligus prokes yang lain,’’ ujar Bupati Madiun Ahmad Dawami Rabu (4/8).

Kaji Mbing –sapaan Ahmad Dawami- mengatakan, semua orang berpotensi terpapar korona. Karena itu, virus tersebut harus dilawan bersama. Salah satunya dengan menerapkan prokes. Mulai mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, hingga mengurangi mobilitas (5M). ‘’Pandemi Covid-19 ini tanggung jawab bersama. Perlu kesadaran masyarakat supaya cepat selesai,’’ ungkapnya.

Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah untuk menekan laju penularan Covid-19. Vaksinasi menyasar pelajar Kabupaten Madiun usia 12-17 tahun sudah dimulai. SMPN 2 Wungu dan SMPN 1 Geger tercatat sebagai lembaga pendidikan dengan siswa yang telah divaksin. ‘’Seluruh SMP dengan total 17.463 siswa sudah kami usulkan untuk divaksinasi. Pelaksanaannya secara bertahap,’’ imbuh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Siti Zubaidah.

Baca Juga :  KPP Pratama Madiun Gelar Gebyar Kepatuhan Pajak 2021

Dia menuturkan, vaksinasi pelajar merupakan langkah penting menuju pembelajaran tatap muka (PTM). Karena itu, dia meminta orang tua memberi semangat agar anaknya bersedia divaksin. ‘’Semakin tinggi keikutsertaan siswa dalam vaksinasi akan memperkuat kesiapan PTM,’’ tegasnya.

Siti mengamini bahwa PJJ yang bersistem dalam jaringan (daring) itu tak luput dari kendala. Baik yang bersifat teknis maupun praktis. ‘’PPJ itu tidak semaksimal PTM. Baik secara akademik maupun karakter. Maka, kami berharap betul orang tua ikut mendukung agar PTM segera terealisasi. Bentuk dukungan itu salah satunya dengan disiplin prokes,’’ tandas Siti. (den/c1/isd/*)

Most Read

Artikel Terbaru

/