alexametrics
27.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Pemerintah Siapkan Vaksin Booster dan Optimalkan Karantina PPLN

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada wilayah Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali kembali dijalankan untuk periode dua minggu ke depan. Hal ini sesuai dengan hasil evaluasi yang telah dilakukan dalam seminggu terakhir ini setelah masa liburan Nataru usai.

‘’Angka reproduksi kasus efektif (Rt) Indonesia yakni 0,98, dan angka Rt semua pulau berada di bawah 1 (laju penularan terkendali). Namun, perlu diwaspadai sedikit kenaikan laju reproduksi di Pulau Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua,’’ tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sementara, level asesmen situasi Covid-19 dari 27 provinsi di Luar Jawa-Bali memiliki transmisi komunitas sangat baik, yaitu pada Level 1. Namun, kondisi berbeda terjadi pada kapasitas respon yang mana ada beberapa provinsi dengan kapasitas terbatas. Hal ini menjadikan tidak ada provinsi yang termasuk level 4 dan 3. Tapi, ada 20 provinsi pada level 2 dengan kapasitas respon sedang dan 14 provinsi terbatas. Sementara, terdapat 7 provinsi yang sudah masuk di level 1. Antara lain, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Maluku Utara, Kepulauan Riau, Gorontalo, Bengkulu, dan Kalimantan Utara.

Di sisi lain, laju rata-rata vaksinasi dalam seminggu terakhir meningkat sejak vaksinasi anak dimulai dengan rata-rata 1.519.457 dosis per hari. Vaksinasi anak (6-11 tahun) memang menambah laju vaksinasi harian lebih dari 215.000 dosis sejak dimulai, dan sampai saat ini total sebanyak 3.871.152 dosis telah disuntikan untuk anak usia 6-11 tahun.

Baca Juga :  Airlangga: Kampus Bantu Tingkatkan Kemampuan Digital dan Wirausahawan Mudaw

“Pemerintah sedang mempersiapkan program vaksin booster atau dosis ke-3 dan sedang menyelesaikan perpres dan permenkes/kepmenkes (KMK). Ini akan segera dimulai pada 12 Januari 2022 nanti,’’ kata Airlangga.

Sementara itu, bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) telah disiapkan pintu masuk dari berbagai tempat. Untuk yang melalui perjalanan udara disiapkan di Bandara Soekarno-Hatta, Juanda, dan Sam Ratulangi, sedangkan untuk perjalanan laut melalui Pelabuhan Batam, Tanjung Pinang, dan Nunukan, serta untuk perjalanan darat melalui PLBN Aruk, Entikong, dan Motaain.

Sedangkan, untuk tempat karantina sudah disiapkan 25 wisma/rusun dan 16 hotel (dengan total 28.087 tempat tidur) sebagai tempat karantina terpusat yang dibiayai pemerintah di pintu masuk kedatangan. Antara lain di pintu masuk udara (23.830 TT), laut (2.990 TT), dan darat (1.267 TT). Untuk masa karantina, akan dilakukan perubahan lamanya waktu karantina menjadi 10 hari dan 7 hari.

Kemudian, soal realisasi program PEN 2021 telah mencapai Rp 658,6 triliun atau 88,4 persen dari pagu Rp 744,77 triliun. ‘’Dalam dua tahun ini, anggaran program PC-PEN terbukti bisa menjadi buffer pemulihan ekonomi nasional, termasuk menjaga koefisien rasio gini, dan menurunkan tingkat pengangguran dengan menambah penciptaan lapangan kerja,’’ pungkas Airlangga. (don/her/adv)

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada wilayah Jawa-Bali dan Luar Jawa-Bali kembali dijalankan untuk periode dua minggu ke depan. Hal ini sesuai dengan hasil evaluasi yang telah dilakukan dalam seminggu terakhir ini setelah masa liburan Nataru usai.

‘’Angka reproduksi kasus efektif (Rt) Indonesia yakni 0,98, dan angka Rt semua pulau berada di bawah 1 (laju penularan terkendali). Namun, perlu diwaspadai sedikit kenaikan laju reproduksi di Pulau Sumatera, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua,’’ tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Sementara, level asesmen situasi Covid-19 dari 27 provinsi di Luar Jawa-Bali memiliki transmisi komunitas sangat baik, yaitu pada Level 1. Namun, kondisi berbeda terjadi pada kapasitas respon yang mana ada beberapa provinsi dengan kapasitas terbatas. Hal ini menjadikan tidak ada provinsi yang termasuk level 4 dan 3. Tapi, ada 20 provinsi pada level 2 dengan kapasitas respon sedang dan 14 provinsi terbatas. Sementara, terdapat 7 provinsi yang sudah masuk di level 1. Antara lain, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sumatera Utara, Maluku Utara, Kepulauan Riau, Gorontalo, Bengkulu, dan Kalimantan Utara.

Di sisi lain, laju rata-rata vaksinasi dalam seminggu terakhir meningkat sejak vaksinasi anak dimulai dengan rata-rata 1.519.457 dosis per hari. Vaksinasi anak (6-11 tahun) memang menambah laju vaksinasi harian lebih dari 215.000 dosis sejak dimulai, dan sampai saat ini total sebanyak 3.871.152 dosis telah disuntikan untuk anak usia 6-11 tahun.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Double Disruption Terjadi Selama Masa Pandemi Covid-19

“Pemerintah sedang mempersiapkan program vaksin booster atau dosis ke-3 dan sedang menyelesaikan perpres dan permenkes/kepmenkes (KMK). Ini akan segera dimulai pada 12 Januari 2022 nanti,’’ kata Airlangga.

Sementara itu, bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) telah disiapkan pintu masuk dari berbagai tempat. Untuk yang melalui perjalanan udara disiapkan di Bandara Soekarno-Hatta, Juanda, dan Sam Ratulangi, sedangkan untuk perjalanan laut melalui Pelabuhan Batam, Tanjung Pinang, dan Nunukan, serta untuk perjalanan darat melalui PLBN Aruk, Entikong, dan Motaain.

Sedangkan, untuk tempat karantina sudah disiapkan 25 wisma/rusun dan 16 hotel (dengan total 28.087 tempat tidur) sebagai tempat karantina terpusat yang dibiayai pemerintah di pintu masuk kedatangan. Antara lain di pintu masuk udara (23.830 TT), laut (2.990 TT), dan darat (1.267 TT). Untuk masa karantina, akan dilakukan perubahan lamanya waktu karantina menjadi 10 hari dan 7 hari.

Kemudian, soal realisasi program PEN 2021 telah mencapai Rp 658,6 triliun atau 88,4 persen dari pagu Rp 744,77 triliun. ‘’Dalam dua tahun ini, anggaran program PC-PEN terbukti bisa menjadi buffer pemulihan ekonomi nasional, termasuk menjaga koefisien rasio gini, dan menurunkan tingkat pengangguran dengan menambah penciptaan lapangan kerja,’’ pungkas Airlangga. (don/her/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/