alexametrics
26.3 C
Madiun
Monday, May 16, 2022

Sinergi dengan Pemkab Madiun, TNI Bangun Jalan Pintas di Bodag

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Doa ratusan kepala keluarga (KK) Dusun Sajak, Desa Bodag, Kare, terjawab. Lewat kegiatan Karya Bakti TNI, jalan di kawasan tersebut selesai dibangun. Infrastruktur itu mampu memangkas jarak tempuh hingga belasan kilometer. ‘’Jika sebelumnya mencapai 23 kilometer, sekarang cukup 5 kilometer,’’ kata Bupati Ahmad Dawami Rabu (6/10).

Sebelum adanya jalan pintas itu, warga Dusun Sajak saat hendak menuju kantor Desa Bodag mesti melintasi tiga kecamatan. Yakni, Dagangan, Wungu, dan kembali ke Kare. ‘’Dulu harus memutar, sekarang sudah ada jalan pintas,’’ ujar Kaji Mbing, sapaan Ahmad Dawami.

Banyak manfaat yang akan didapat dari jalan pintas itu. Perekonomian masyarakat bisa meningkat lewat tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Konektivitas antardesa juga bertambah. Pun, dampak di sektor pendidikan lantaran jarak tempuh pelajar ke sekolah terpangkas. ‘’Insya Allah, ini (jalan pintas, Red) banyak manfaatnya,’’ tuturnya.

Baca Juga :  APINDO Tanggapi Dugaan Korupsi BPJAMSOSTEK, Dana Pekerja Aman!

Dandim 0803/Madiun Letkol Inf. Edwin Charles mengatakan, pembangunan jalan pintas tersebut buah sinergitas TNI, Pemkab Madiun, kepolisian, dan stakeholder lain. ‘’Terima kasih Pak Bupati dan Pemkab Madiun yang telah memberikan kepercayaan pada kami dalam melaksanakan Karya Bakti TNI,’’ ucap Edwin. ‘’Ada satu peleton pasukan yang diturunkan untuk ini,’’ imbuhnya.

Banyak pihak yang hadir di lokasi pembukaan jalan pintas itu kemarin. Selain bupati, ada Wabup Hari Wuryanto, Dandim, Kapolres, serta kepala dinas terkait. Pun, mereka turut bergotong royong mengaspal jalan. Dalam kegiatan tersebut juga disalurkan 1.000 paket sembako untuk warga setempat. (den/c1/isd/adv)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Doa ratusan kepala keluarga (KK) Dusun Sajak, Desa Bodag, Kare, terjawab. Lewat kegiatan Karya Bakti TNI, jalan di kawasan tersebut selesai dibangun. Infrastruktur itu mampu memangkas jarak tempuh hingga belasan kilometer. ‘’Jika sebelumnya mencapai 23 kilometer, sekarang cukup 5 kilometer,’’ kata Bupati Ahmad Dawami Rabu (6/10).

Sebelum adanya jalan pintas itu, warga Dusun Sajak saat hendak menuju kantor Desa Bodag mesti melintasi tiga kecamatan. Yakni, Dagangan, Wungu, dan kembali ke Kare. ‘’Dulu harus memutar, sekarang sudah ada jalan pintas,’’ ujar Kaji Mbing, sapaan Ahmad Dawami.

Banyak manfaat yang akan didapat dari jalan pintas itu. Perekonomian masyarakat bisa meningkat lewat tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Konektivitas antardesa juga bertambah. Pun, dampak di sektor pendidikan lantaran jarak tempuh pelajar ke sekolah terpangkas. ‘’Insya Allah, ini (jalan pintas, Red) banyak manfaatnya,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Teguh Jabat Ketua Kadin Kota Madiun

Dandim 0803/Madiun Letkol Inf. Edwin Charles mengatakan, pembangunan jalan pintas tersebut buah sinergitas TNI, Pemkab Madiun, kepolisian, dan stakeholder lain. ‘’Terima kasih Pak Bupati dan Pemkab Madiun yang telah memberikan kepercayaan pada kami dalam melaksanakan Karya Bakti TNI,’’ ucap Edwin. ‘’Ada satu peleton pasukan yang diturunkan untuk ini,’’ imbuhnya.

Banyak pihak yang hadir di lokasi pembukaan jalan pintas itu kemarin. Selain bupati, ada Wabup Hari Wuryanto, Dandim, Kapolres, serta kepala dinas terkait. Pun, mereka turut bergotong royong mengaspal jalan. Dalam kegiatan tersebut juga disalurkan 1.000 paket sembako untuk warga setempat. (den/c1/isd/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/