alexametrics
30.2 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Groundbreaking Pembangunan Gedung Literasi

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Mimpi mewujudkan Magetan sebagai Kabupaten Literasi diperjuangkan lewat berbagai cara. Salah satunya melalui pembangunan Gedung Literasi di kompleks wisata Kebun Refugia. Proyek mercusuar pemkab itu resmi dimulai seiring pelaksanaan groundbreaking Selasa (8/6). ‘’Gedung Literasi akan meningkatkan budaya literasi serta menggairahkan iklim inovasi dan kreativitas,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto.

Kang Woto –sapaan Suprawoto- dan jajaran anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Magetan mengikuti prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gedung Literasi. Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Joko Santosa juga menghadiri seremoni tersebut. ‘’Gedung Literasi mengombinasikan rekreasi, edukasi, dan literasi. Tempat yang cocok bagi penulis dan siapa pun yang ingin berkarya atau belajar,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Sunaryo Manfaatkan Limbah Kayu sebagai Media Lukisan

Tak hanya terintegrasi dengan Kebun Refugia, Gedung Literasi juga akan dilengkapi sederet fasilitas mentereng. Mulai dari perpustakaan dengan koleksi lengkap, penginapan bagi para penulis, hingga aula untuk menggelar berbagai kegiatan seni dan budaya. ‘’Di era digital, jarak tidak jadi masalah. Siapa pun bisa mengakses dan memanfaatkan Gedung Literasi,’’ ujarnya.

Menurut Kang Woto, gerakan literasi sangat penting untuk memacu pembangunan manusia daerah. Diharapkan akan lahir para penulis besar dari Magetan. Mereka yang akan berperan besar dalam membuat Magetan menjadi lebih maju. ‘’Pembangunan Gedung Literasi bagian dari program prioritas nasional. Akan terintegrasi dengan Perpusnas seperti fasilitas serupa di Tulungagung, Gresik, dan Kota Batu,’’ terang Kang Woto. (fat/c1/naz/adv)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Mimpi mewujudkan Magetan sebagai Kabupaten Literasi diperjuangkan lewat berbagai cara. Salah satunya melalui pembangunan Gedung Literasi di kompleks wisata Kebun Refugia. Proyek mercusuar pemkab itu resmi dimulai seiring pelaksanaan groundbreaking Selasa (8/6). ‘’Gedung Literasi akan meningkatkan budaya literasi serta menggairahkan iklim inovasi dan kreativitas,’’ kata Bupati Magetan Suprawoto.

Kang Woto –sapaan Suprawoto- dan jajaran anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Magetan mengikuti prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gedung Literasi. Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Joko Santosa juga menghadiri seremoni tersebut. ‘’Gedung Literasi mengombinasikan rekreasi, edukasi, dan literasi. Tempat yang cocok bagi penulis dan siapa pun yang ingin berkarya atau belajar,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Susul Ony Daftar Bacabup NasDem, Jumirin Tak Gentar Bentuk Koalisi

Tak hanya terintegrasi dengan Kebun Refugia, Gedung Literasi juga akan dilengkapi sederet fasilitas mentereng. Mulai dari perpustakaan dengan koleksi lengkap, penginapan bagi para penulis, hingga aula untuk menggelar berbagai kegiatan seni dan budaya. ‘’Di era digital, jarak tidak jadi masalah. Siapa pun bisa mengakses dan memanfaatkan Gedung Literasi,’’ ujarnya.

Menurut Kang Woto, gerakan literasi sangat penting untuk memacu pembangunan manusia daerah. Diharapkan akan lahir para penulis besar dari Magetan. Mereka yang akan berperan besar dalam membuat Magetan menjadi lebih maju. ‘’Pembangunan Gedung Literasi bagian dari program prioritas nasional. Akan terintegrasi dengan Perpusnas seperti fasilitas serupa di Tulungagung, Gresik, dan Kota Batu,’’ terang Kang Woto. (fat/c1/naz/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/