23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

UKM Inkai Unipma Dukung Pelestarian Batik Karangwungu

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Universitas PGRI Madiun (Unipma) patut diapresiasi. Pasalnya mereka berhasil berkolaborasi dengan anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Cileng, Poncol, Magetan dalam memberdayakan masyarakat di desa tersebut.

”Kami memberikan pelatihan batik khas Cileng untuk warga setempat, kegiatan ini tidak kami lakukan sendiri tapi bersama anggota PKK dan pelopor batik Karangwungu Teguh A’rofiati” ujar ketua kegiatan Program Penguatan Kapasitas (PPK) 2022 UKM Inkai Unipma Ressa Oktia Ningrum.

Dia menyebut, pelatihan membatik ini bagian dari PPK UKM 2022 di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. UKM Inkai Unipma berhasil menjadi salah satu penerima PPK setelah mengajukan proposal berjudul Akulturasi Budaya dan Asset Culture Heritage melalui Program Pengembangan Motif Batik Khas Desa Cileng. Dalam pengajuan proposal tersebut mahasiswa dibimbing oleh Reza Kusuma Setyansah selaku pembina UKM Inkai.

Baca Juga :  Kenalan di Tantan, Pedagang Pentol Perkosa dan Curi HP Mahasiswi di Ngawi

”Kami menjalankan PPK ini sejak Juli hingga November lalu. Dalam kegiatan ini, tidak sekadar memberikan pelatihan, tapi juga pendampingan digital marketing. Jadi setelah produk jadi, warga tidak pusing lagi soal pemasarannya. Bisa memanfaatkan digital marketing untuk penjualan lebih luas,” terangnya.

Menurutnya, para mahasiswa Unipma yang tergabung dalam UKM Inkai mendatangi Desa Cileng untuk memberikan pelatihan. Dari membuat desain hingga pendampingan langsung dalam pembuatan batik Karangwungu. Proses dimulai dari mencetak desain, pencantingan, penjemuran, dan pewarnaan hingga menjadi kain batik siap digunakan. ”Harapannya tidak hanya meningkatkan ekonomi warga, PPK ini juga bertujuan melestarikan batik di desa tersebut,” pungkasnya. (ti9/aan/adv)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Institut Karate-Do Indonesia (Inkai) Universitas PGRI Madiun (Unipma) patut diapresiasi. Pasalnya mereka berhasil berkolaborasi dengan anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Cileng, Poncol, Magetan dalam memberdayakan masyarakat di desa tersebut.

”Kami memberikan pelatihan batik khas Cileng untuk warga setempat, kegiatan ini tidak kami lakukan sendiri tapi bersama anggota PKK dan pelopor batik Karangwungu Teguh A’rofiati” ujar ketua kegiatan Program Penguatan Kapasitas (PPK) 2022 UKM Inkai Unipma Ressa Oktia Ningrum.

Dia menyebut, pelatihan membatik ini bagian dari PPK UKM 2022 di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. UKM Inkai Unipma berhasil menjadi salah satu penerima PPK setelah mengajukan proposal berjudul Akulturasi Budaya dan Asset Culture Heritage melalui Program Pengembangan Motif Batik Khas Desa Cileng. Dalam pengajuan proposal tersebut mahasiswa dibimbing oleh Reza Kusuma Setyansah selaku pembina UKM Inkai.

Baca Juga :  Teknik Bintang Raih Juara Terbaik II KBK Prodita Jatim

”Kami menjalankan PPK ini sejak Juli hingga November lalu. Dalam kegiatan ini, tidak sekadar memberikan pelatihan, tapi juga pendampingan digital marketing. Jadi setelah produk jadi, warga tidak pusing lagi soal pemasarannya. Bisa memanfaatkan digital marketing untuk penjualan lebih luas,” terangnya.

Menurutnya, para mahasiswa Unipma yang tergabung dalam UKM Inkai mendatangi Desa Cileng untuk memberikan pelatihan. Dari membuat desain hingga pendampingan langsung dalam pembuatan batik Karangwungu. Proses dimulai dari mencetak desain, pencantingan, penjemuran, dan pewarnaan hingga menjadi kain batik siap digunakan. ”Harapannya tidak hanya meningkatkan ekonomi warga, PPK ini juga bertujuan melestarikan batik di desa tersebut,” pungkasnya. (ti9/aan/adv)

Most Read

Artikel Terbaru