alexametrics
23.2 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Progres Pembangunan Embung Ringinagung Capai 80 Persen

KOTA, Jawa Pos Radar Magetan – Pembangunan Embung Ringinagung terus dikebut. Hingga kemarin (18/11), progres pembangunan tercatat sudah melebihi 80 persen. Embung di Kecamatan Magetan Kota itu diproyeksikan menjadi pengendali banjir wilayah kota. ‘’Diestimasikan mampu menampung 30 ribu kubik air,’’ kata Kabid SDA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan Yuli Karyawan Iswahjudi.

Embung Ringinagung memiliki luas mencapai satu hektare. Tahun ini, pemkab mengalokasikan anggaran Rp 1,6 miliar untuk pembangunan fisik embung tersebut. Yuli menyebut, embung tersebut akan memiliki fungsi vital dalam menahan debit air berlebih. ‘’Akan mengurangi air masuk ke Kali Gandong lewat Jalan Thamrin,’’ terangnya.

Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, Embung Ringinagung kelak juga dapat dimanfaatkan untuk irigasi persawahan dan pariwisata. Pengembangan ke arah tersebut bakal dilakukan secara bertahap. Yuli juga berharap ada dukungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) lain serta pemerintah desa. ‘’Kalau bisa dikembangkan jadi objek wisata, tentu akan menambah pemasukan untuk daerah,’’ pungkasnya.(ebo/naz/adv)

Baca Juga :  Hilang Tiga Hari, Nenek-nenek Ditemukan Mengapung di Waduk Gonggang

KOTA, Jawa Pos Radar Magetan – Pembangunan Embung Ringinagung terus dikebut. Hingga kemarin (18/11), progres pembangunan tercatat sudah melebihi 80 persen. Embung di Kecamatan Magetan Kota itu diproyeksikan menjadi pengendali banjir wilayah kota. ‘’Diestimasikan mampu menampung 30 ribu kubik air,’’ kata Kabid SDA Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan Yuli Karyawan Iswahjudi.

Embung Ringinagung memiliki luas mencapai satu hektare. Tahun ini, pemkab mengalokasikan anggaran Rp 1,6 miliar untuk pembangunan fisik embung tersebut. Yuli menyebut, embung tersebut akan memiliki fungsi vital dalam menahan debit air berlebih. ‘’Akan mengurangi air masuk ke Kali Gandong lewat Jalan Thamrin,’’ terangnya.

Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, Embung Ringinagung kelak juga dapat dimanfaatkan untuk irigasi persawahan dan pariwisata. Pengembangan ke arah tersebut bakal dilakukan secara bertahap. Yuli juga berharap ada dukungan dari organisasi perangkat daerah (OPD) lain serta pemerintah desa. ‘’Kalau bisa dikembangkan jadi objek wisata, tentu akan menambah pemasukan untuk daerah,’’ pungkasnya.(ebo/naz/adv)

Baca Juga :  Karyawan BNI Asal Magetan Bukan Super Spreader

Most Read

Artikel Terbaru

/