alexametrics
29.7 C
Madiun
Thursday, January 20, 2022

Kemenkumham Jatim Raih Empat Penghargaan di Ajang IIPA dan PR Kumham Awards

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kemenkumham Jatim memborong sejumlah penghargaan di ajang Intellectual Property Awards (IIPA) dan PR Kumham Awards 2021. Kegiatan yang diinisiatori oleh Ditjen Kekayaan Intelektual (DJKI) itu digelar secara hybrid dan luring di Grand Ballroom Shangri-La Hotel Jakarta.

Ada empat penghargaan yang diperoleh Kemenkumham Jatim. Di antaranya, kategori Inovasi Pemberdayaan Layanan Kekayaan Intelektual 2020–2021. Penghargaan ini didapat berkat inovasi KI di Jatim dengan adanya aplikasi SITA, klinik KI dan jaringan layanan kekayaan intelektual (Jaran Kya-I).

Kemudian, PR Kumham Award 2021. Prestasi ini diberikan kepada Humas Kemenkumham Jatim dengan dua kategori berbeda. Yakni, peringkat kedua kategori pemberitaan positif di media online serta pengelolaan media sosial Instagram.

Selain itu, Kemenkumham Jatim juga menyabet juara umum kanwil terbaik pelaksanaan tugas dan fungsi KI di wilayah berdasarkan sembilan kategori penghargaan tersebut. Adapun penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wamenkumham Edward Omar Sjarief Hiariej kepada Kadiv Yankumham Subianta Mandalan yang mewakili Kakanwil Krismono. ‘’Puji syukur, kami bisa meraih juara umum,’’ ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono yang mengikuti kegiatan dari ruang kerjanya, Selasa (23/11).

Baca Juga :  Ngawi Borong Empat Penghargaan AOE 2019

Menurutnya, prestasi ini didapat tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi bersama dengan para stakeholder. Terutama pemerintah daerah (pemda) di Jatim yang selama ini membentuk jaringan layanan kekayaan intelektual. ‘’Begitu juga Pemprov Jatim yang sangat mendukung adanya klinik KI di lima bakorwil,’’ terang Krismono.

Sementara itu, Plt. Dirjen KI Razilu menyampaikan bahwa saat ini progres capaian target kinerja yang ada telah menghasilkan kajian pembentukan klinik KI di daerah. Salah satu provinsi yang dianggap telah berhasil membangun klinik KI adalah Jawa Timur. Oleh karenanya pada kesempatan tersebut Ditjen KI mengundang Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak untuk berbagi pengalaman dalam mendirikan klinik KI pada lima bakorwil tersebut. (Humas Kemenkumham Jatim/rio/her/adv)

JAKARTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kemenkumham Jatim memborong sejumlah penghargaan di ajang Intellectual Property Awards (IIPA) dan PR Kumham Awards 2021. Kegiatan yang diinisiatori oleh Ditjen Kekayaan Intelektual (DJKI) itu digelar secara hybrid dan luring di Grand Ballroom Shangri-La Hotel Jakarta.

Ada empat penghargaan yang diperoleh Kemenkumham Jatim. Di antaranya, kategori Inovasi Pemberdayaan Layanan Kekayaan Intelektual 2020–2021. Penghargaan ini didapat berkat inovasi KI di Jatim dengan adanya aplikasi SITA, klinik KI dan jaringan layanan kekayaan intelektual (Jaran Kya-I).

Kemudian, PR Kumham Award 2021. Prestasi ini diberikan kepada Humas Kemenkumham Jatim dengan dua kategori berbeda. Yakni, peringkat kedua kategori pemberitaan positif di media online serta pengelolaan media sosial Instagram.

Selain itu, Kemenkumham Jatim juga menyabet juara umum kanwil terbaik pelaksanaan tugas dan fungsi KI di wilayah berdasarkan sembilan kategori penghargaan tersebut. Adapun penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wamenkumham Edward Omar Sjarief Hiariej kepada Kadiv Yankumham Subianta Mandalan yang mewakili Kakanwil Krismono. ‘’Puji syukur, kami bisa meraih juara umum,’’ ujar Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono yang mengikuti kegiatan dari ruang kerjanya, Selasa (23/11).

Baca Juga :  Semua Fraksi Kompak Soroti Silpa

Menurutnya, prestasi ini didapat tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi bersama dengan para stakeholder. Terutama pemerintah daerah (pemda) di Jatim yang selama ini membentuk jaringan layanan kekayaan intelektual. ‘’Begitu juga Pemprov Jatim yang sangat mendukung adanya klinik KI di lima bakorwil,’’ terang Krismono.

Sementara itu, Plt. Dirjen KI Razilu menyampaikan bahwa saat ini progres capaian target kinerja yang ada telah menghasilkan kajian pembentukan klinik KI di daerah. Salah satu provinsi yang dianggap telah berhasil membangun klinik KI adalah Jawa Timur. Oleh karenanya pada kesempatan tersebut Ditjen KI mengundang Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak untuk berbagi pengalaman dalam mendirikan klinik KI pada lima bakorwil tersebut. (Humas Kemenkumham Jatim/rio/her/adv)

Most Read

Artikel Terbaru