alexametrics
27.8 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Misi Bebas Katarak, Bupati Suprawoto Resmikan Klinik Mata EDC Group Magetan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Klinik Mata EDC Group hadir di Magetan. Beroperasi sejak Agustus 2021, pusat layanan kesehatan mata terpadu di Jalan Manggis, Kepolorejo, Magetan, itu diresmikan langsung oleh Bupati Magetan Suprawoto, kemarin (26/1). ‘’Kami hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan mata yang prima di Magetan,’’ ujar Direktur Utama (Dirut) Klinik Mata EDC Group Magetan dr Erry Dewanto, SpM.

Erry menjelaskan latar belakang kliniknya hadir di Magetan. Menurut pusat data dan informasi Kemenkes RI, kebutaan yang diakibatkan oleh gangguan penglihatan di Jatim pada 2019 lalu mencapai 4,4 persen. Di Magetan, sekitar 10. 463 jiwa mengalami kebutaan akibat katarak. ‘’Ini menjadi perhatian kami,’’ tuturnya.

Menurut Erry, teknologi yang dibawa ke Magetan sama dengan yang dimiliki seluruh cabang Klinik Mata EDC Group di Jawa Timur. Seluruh cabang menerapkan teknik fakoemulsifikasi dalam operasi katarak. Irisannya kecil, tanpa jahitan dan suntik. Pasca operasi, mata tak perlu ditutup. Pasien juga tidak harus menjalani rawat inap. ‘’Kami juga mengunakan teknologi green argon laser photocoagulation dan laser YAG,’’ terang Erry.

Baca Juga :  Desa Pragak Jadi Kampung Batik
Dirut Klinik Mata EDC Group Magetan dr Erry Dewanto, Bupati Magetan Suprawoto, Wabup Nanik Endang Rusminiarti, dan Ketua DPRD Sujatno. (TEGAR RUKMANA/RADAR MAGETAN)

Klinik Mata EDC Group memiliki program unggulan bertajuk Magetan Bebas buta Katarak. Untuk mencapai tujuan tersebut, pihak klinik berkomitmen memberi pelayanan terbaik dan profesional. Mereka juga menjalin kerja sama dengan pemerintah dan pihak swasta. ‘’Sejauh ini sudah 100 pasien yang kami operasi gratis,’’ ungkapnya.

Bakti sosial itu merupakan bentuk kepedulian Klinik Mata EDC Group kepada warga kurang mampu. Erry memastikan program tersebut akan terus dilakukan di desa-desa maupun lewat skrining posyandu lansia yang ada di puskesmas. ‘’Semoga kehadiran kami dapat memberi manfaat dan membuat warga terbebas dari katarak,’’ tutur Erry.

Bupati Magetan Suprawoto mengaku bangga dan mengapresiasi Klinik Mata EDC Group di Magetan. Mewakili warga Magetan, Kang Woto –sapaan Suprawoto- mengucapkan terima kasihnya kepada Klinik Mata EDC Group atas perjuangan mereka dalam membebaskan warga dari kebutaan akibat katarak. ‘’Klinik Mata EDC Group sangat membantu warga kurang mampu dalam mendapatkan operasi katarak secara gratis,’’ ujar bupati. (ebo/naz/adv)

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun – Klinik Mata EDC Group hadir di Magetan. Beroperasi sejak Agustus 2021, pusat layanan kesehatan mata terpadu di Jalan Manggis, Kepolorejo, Magetan, itu diresmikan langsung oleh Bupati Magetan Suprawoto, kemarin (26/1). ‘’Kami hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan mata yang prima di Magetan,’’ ujar Direktur Utama (Dirut) Klinik Mata EDC Group Magetan dr Erry Dewanto, SpM.

Erry menjelaskan latar belakang kliniknya hadir di Magetan. Menurut pusat data dan informasi Kemenkes RI, kebutaan yang diakibatkan oleh gangguan penglihatan di Jatim pada 2019 lalu mencapai 4,4 persen. Di Magetan, sekitar 10. 463 jiwa mengalami kebutaan akibat katarak. ‘’Ini menjadi perhatian kami,’’ tuturnya.

Menurut Erry, teknologi yang dibawa ke Magetan sama dengan yang dimiliki seluruh cabang Klinik Mata EDC Group di Jawa Timur. Seluruh cabang menerapkan teknik fakoemulsifikasi dalam operasi katarak. Irisannya kecil, tanpa jahitan dan suntik. Pasca operasi, mata tak perlu ditutup. Pasien juga tidak harus menjalani rawat inap. ‘’Kami juga mengunakan teknologi green argon laser photocoagulation dan laser YAG,’’ terang Erry.

Baca Juga :  Ngawi Raih WTP Tujuh Kali Beruntun
Dirut Klinik Mata EDC Group Magetan dr Erry Dewanto, Bupati Magetan Suprawoto, Wabup Nanik Endang Rusminiarti, dan Ketua DPRD Sujatno. (TEGAR RUKMANA/RADAR MAGETAN)

Klinik Mata EDC Group memiliki program unggulan bertajuk Magetan Bebas buta Katarak. Untuk mencapai tujuan tersebut, pihak klinik berkomitmen memberi pelayanan terbaik dan profesional. Mereka juga menjalin kerja sama dengan pemerintah dan pihak swasta. ‘’Sejauh ini sudah 100 pasien yang kami operasi gratis,’’ ungkapnya.

Bakti sosial itu merupakan bentuk kepedulian Klinik Mata EDC Group kepada warga kurang mampu. Erry memastikan program tersebut akan terus dilakukan di desa-desa maupun lewat skrining posyandu lansia yang ada di puskesmas. ‘’Semoga kehadiran kami dapat memberi manfaat dan membuat warga terbebas dari katarak,’’ tutur Erry.

Bupati Magetan Suprawoto mengaku bangga dan mengapresiasi Klinik Mata EDC Group di Magetan. Mewakili warga Magetan, Kang Woto –sapaan Suprawoto- mengucapkan terima kasihnya kepada Klinik Mata EDC Group atas perjuangan mereka dalam membebaskan warga dari kebutaan akibat katarak. ‘’Klinik Mata EDC Group sangat membantu warga kurang mampu dalam mendapatkan operasi katarak secara gratis,’’ ujar bupati. (ebo/naz/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/