alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

3 Alasan Menggunakan Payroll Software Talenta by Mekari

Setiap perusahaan, baik itu yang berskala kecil hingga besar memiliki caranya sendiri-sendiri untuk membayarkan gaji karyawannya. Untuk perusahaan besar, umumnya menggunakan sistem yang bernama payroll yang dibantu dengan payroll software.

Namun, untuk badan usaha yang berskala kecil biasanya dikelola dan diberikan langsung oleh oleh sang pemilik. Sementara payroll dikelola oleh HRD (Human Resource Department) berdasarkan kebijakan yang telah ditetapkan oleh perusahaan tersebut.

Dengan menggunakan sistem payroll, pemberian gaji dapat disesuaikan dengan kondisi karyawan selama ia bekerja dalam satu bulan, misal akumulasi waktu setelah lembur, bonus, potongan pajak dan lain sebagainya, berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Pengertian Payroll untuk Pembayaran Gaji Karyawan

Payroll merupakan sistem pembayaran gaji yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk karyawannya dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Sistem ini membantu proses administrasi pembayar gaji karena sudah termasuk menghitung bonus, tunjangan dan potongan pajak karyawan.

Pengelolaan gaji karyawan menggunakan payroll software dapat dilakukan secara otomatis sehingga petugas berwenang tidak perlu berlama-lama menghitung data mentah kinerja seluruh karyawan yang bekerja di dalam perusahaan.

Dengan begitu, sistem ini dinilai sangat efektif karena bisa memangkas waktu prosesnya. Hal ini dikarenakan pemberian gaji karyawan dihitung berdasarkan berbagai komponen.

Manfaat Menggunakan Payroll Software

Setiap perusahaan yang menggunakan payroll software untuk membayarkan upah karyawannya, kedua belah pihak akan merasakan beberapa manfaat seperti berikut:

1.     Mempersingkat Proses Pembayaran Gaji

Sistem payroll memiliki cara kerja yang sudah terintegrasi dengan absensi harian karyawan sehingga perhitungan gaji dapat dilakukan secara otomatis.

Dengan begitu, HRD atau pihak yang berwenang dapat mempersingkat waktunya untuk menghitung besaran gaji yang akan diterima setiap karyawan.

Selain itu, payroll software yang digunakan perusahaan telah dilengkapi dengan fitur-fitur yang memudahkan petugas untuk membuat laporan gaji berdasar ketentuan-ketentuan lain seperti potongan pajak, tambahan bonus dan tunjangan sehingga proses pembayarannya menjadi lebih efisien.

2.     Data Karyawan Tersimpan secara Otomatis

Faktor lain yang menyebabkan proses pembuatan laporan gaji karyawan menjadi lebih singkat adalah karena seluruh data karyawan akan tersimpan secara otomatis.

Dengan begitu perusahaan tidak perlu lagi menyiapkan data secara manual menggunakan banyak kertas yang membutuhkan ruang penyimpanan besar. Selain itu, data-data karyawan yang sudah lama bisa dihapus setelah dirasa sudah tidak diperlukan lagi.

3.     Menghitung Jumlah dan Potongan Gaji secara Otomatis

Selain berdasarkan absensi, gaji juga dihitung dengan mempertimbangkan faktor lain seperti tambahan bonus, lembut, potongan pajak, asuransi dan lain sebagainya. Dengan menggunakan payroll software faktor-faktor tersebut dihitung secara otomatis.

Dengan begitu, setelah petugas memasukkan data gaji kotor maka sistem payroll software akan langsung memproses jumlah gaji bersih yang akan dikirimkan secara otomatis ke rekening tiap-tiap karyawan.

Tidak hanya itu saja, payroll juga bisa menghitung reimbursement, biaya pengobatan bagi karyawan yang tidak menggunakan BPJS serta penggantian pengeluaran perusahaan lainnya  yang dilakukan oleh karyawan.

4.     Dapat Menyesuaikan Kebutuhan Pengguna

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa tiap-tiap perusahaan memiliki kebijakannya sendiri mengenai pemberian gaji kepada karyawan. Oleh karena itu, kebutuhan fitur payroll perusahaan juga akan berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Contohnya perusahaan kecil dapat memakai payroll software dengan fitur yang cukup sederhana karena karyawan yang dimiliki juga tidak terlalu banyak sehingga skala kebutuhannya juga tidak akan besar.

Sementara untuk perusahaan besar, akan membutuhkan aplikasi payroll yang terintegrasi dengan fitur pengelolaan karyawan lain seperti fitur penjadwalan, absensi, perizinan dan keperluan administratif lainnya. Dengan begitu, perusahaan besar akan membutuhkan payroll yang fiturnya lebih beragam.

5.     Pembuatan Laporan Keuangan yang Akurat

Segala bentuk transaksi perusahaan harus dicatat dalam pembukuan secara rinci dan akurat. Dengan menggunakan payroll, akuntan selaku pihak yang akan menyusun keuangan laporan akan dimudahkan karena data-datanya sudah tersedia secara otomatis dan mudah dibaca serta dipahami.

6.     Self-service Karyawan

Tidak hanya perusahaan, tetapi karyawan juga akan merasakan manfaat penggunaan sistem payroll. Contohnya adalah karyawan dapat melihat informasi mengenai diri sendiri yang berkaitan dengan waktu kerja, potongan serta bonus gaji, jumlah total gaji bersih dan masih banyak lainnya.

Dengan begitu, karyawan tidak perlu membuat surat permohonan kepada HRD terlebih dahulu untuk memperoleh seluruh informasi tersebut. Selain itu, aplikasi ini bersifat online yang artinya dapat dioperasikan oleh siapapun yang memiliki akses melalui perangkat apapun dimanapun.

7.     Karyawan dengan Mudah Mengetahui jumlah Gaji

Dengan memiliki akses ke payroll, setiap karyawan akan dengan mudah memperoleh informasi rinci mengenai gaji yang didapatkannya.

Contohnya seperti persentase potongan yang dikenakan untuk membayar BPJS dan pajak serta tambahan lembur dan bonus lainnya.

Tidak hanya itu saja, karyawan juga akan mendapatkan slip gaji yang akan dikirimkan melalui email pribadi. Dengan begitu, karyawan dapat dengan mudah memahaminya tanpa khawatir akan hilang seperti saat menggunakan slip gaji manual berbentuk kertas.

8.     Memudahkan Pembuatan Formulir Pajak

Terkadang, perusahaan atau karyawan akan membutuhkan formulir pajak, tetapi untuk membuatnya membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang besar. Namun dengan adanya sistem payroll, pembuatan formulir pajak ini dapat dilakukan secara lebih mudah efisien dan hemat.

Hal ini disebabkan karena pihak yang membutuhkan formulir pajak cukup mencetak dokumennya dari payroll software. Dengan begitu, HRD atau petugas administrasi bisa memfokuskan pekerjaan pada tugas lainnya.

Baca Juga :  Momen Tunjukkan Peran di Sektor Pertanian

Metode yang Digunakan untuk Menghitung Payroll

Pemberian gaji kepada karyawan tidak dilakukan begitu saja, melainkan melalui perhitungan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Perusahaan dapat memilih cara yang sesuai dengan kebijakannya, diantaranya adalah sebagai berikut:

1.     Metode Netto

Metode Netto merupakan metode pembayaran gaji kepada karyawan dengan memotong langsung pajak penghasilan (PPh 21) dan potongan untuk iuran BPJS. Penghitungan pajak dan potongan-potongannya diserahkan kepada pihak perusahaan.

Dengan begitu karyawan akan menerima jumlah gaji bersih dan tidak direpotkan untuk pembayaran pajak dan potongannya lagi.

2.     Metode Gross

Metode yang kedua adalah Metode Gross dimana metode ini merupakan kebalikan dari yang pertama, yaitu seluruh penghitungan dan pembayaran pajak beserta potongan lain dibebankan kepada karyawan.

3.     Metode Gross Up

Terakhir adalah Metode Gross Up, dimana pada metode ini perusahaan membayarkan sekaligus memberikan besarnya pajak dan jaminan sosial kepada karyawan. Dengan begitu, besarnya nominal dari jumlah pajak dan jaminan akan diberikan sebagai tunjangan.

Melalui pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa perusahaan akan memberikan gaji secara penuh dan juga menanggung pajak dan iuran jaminan sosial melalui tunjangan. Meski begitu, pembayarannya harus dilakukan oleh karyawan sendiri dengan memberikan laporan setelahnya.

Komponen yang Dapat Mempengaruhi Gaji Karyawan

Meski perusahaan memiliki kebijakannya masing-masing untuk memberikan gaji karyawannya, tetapi terdapat beberapa hal pokok yang dijadikan sebagai acuan, diantaranya adalah sebagai berikut:

1.     Kehadiran

Gaji karyawan dipengaruhi oleh absensi yang masuk ke payroll software, dimana jika banyak melakukan absen atau tidak masuk kerja maka gaji yang diperoleh akan dipotong.

2.     Lembur

Saat melakukan lembur artinya karyawan menambah durasi kerjanya sehingga upaya tersebut berhak diberikan gaji tambahan.

3.     Bonus

Beberapa perusahaan menetapkan target kepada karyawannya untuk meningkatkan penjualan. Apabila seorang karyawan berhasil meraih target yang ditetapkan dalam kurun waktu tertentu, maka karyawan tersebut berhak mendapatkan penghargaan berupa bonus.

4.     Denda dan Hutang

Terkadang seorang karyawan bisa melakukan kesalah yang bisa merugikan perusahaan. Apabila terjadi hal seperti itu, maka karyawan akan dikenakan denda yang langsung masuk ke dalam sistem payroll.

Waktu Pembayaran Gaji Berdasarkan Payroll

Tidak ada waktu yang pasti kapan tepatnya gaji akan dibayarkan. Hal ini dikarenakan payroll hanyalah sebuah sistem untuk membantu menyalurkan gaji karyawan agar dapat diproses dengan cepat dan efisien.

Seperti yang telah berkali-kali disebutkan di atas bahwa setiap perusahaan memiliki kebijakannya masing-masing untuk membayarkan gaji karyawannya, begitu pula dengan tanggal pembayarannya yang juga akan berbeda-beda.

Tanggal pembayaran ini juga tidak diatur dalam peraturan ketenagakerjaan, tetapi biasanya berada di sekitar tanggal 23 hingga 27 setiap bulannya. Meski begitu, perusahaan tidak boleh semena-mena dalam memberikan gaji dan wajib membayarkannya tepat pada tanggal yang sudah disepakati.

Menghitung Gaji Karyawan Menggunakan Payroll Software

Perhitungan gaji karyawan menggunakan sistem payroll kini dapat dilakukan dengan mudah dan cepat karena sudah ada payroll software. Software ini termasuk ke dalam HRIS atau Human Resource Information System yang dimiliki perusahaan.

Seperti yang telah disebutkan di atas, gaji karyawan ditentukan oleh berbagai komponen sehingga jika menghitungnya secara manual untuk seluruh karyawan akan sangat lama dan merepotkan. Oleh karena itu penggunaan aplikasi untuk menghitung payroll akan memangkas prosesnya.

Selain itu, aplikasi seperti ini dapat menarik dana dari deposito perusahaan dan langsung ditujukan ke rekening karyawan yang telah didaftarkan. Tidak lupa dengan potongan-potongan pajak yang harus ditanggung juga tidak luput dari perhitungan.

Dengan menggunakan aplikasi penghitung payroll seperti ini, akan memudahkan pekerjaan HR untuk mendistribusikan gaji kepada karyawannya. Sementara hal baik untuk karyawan adalah hak-haknya segera terpenuhi secara cepat dan akurat.

Rekomendasi Payroll Software

Saat ini terdapat banyak macam aplikasi untuk membantu perhitungan payroll yang beredar dengan menawarkan berbagai macam fiturnya. Salah satu payroll software terbaik dengan fitur lengkap adalah Talenta by Mekari.

Dengan menggunakan aplikasi ini perusahaan akan mendapat beberapa keuntungan sebagai berikut:

1.     Terintegrasi dengan Absensi Online dan Fitur HRIS Lain

Talenta by Mekari telah terintegrasi dengan sistem absensi perusahaan maupun fitur HRIS lain seperti insentif, asuransi dan lain sebagainya sehingga proses perhitungannya terjadi secara otomatis dan cepat.

2.     Payroll Software Berbasis Online

Pengoperasian aplikasi ini membutuhkan koneksi internet atau secara online sehingga dapat diakses di mana saja dan melalui perangkat apa saja. Selain itu, penyimpanan datanya didukung dengan sistem cloud.

3.     Perhitungan Telah Disesuaikan dengan Kebijakan Pemerintah

Sistem perhitungan gaji karyawan telah disesuaikan dengan kebijakan terbaru pemerintah. Namun apabila memiliki permasalah terkait hal ini, pengguna bisa langsung menghubungi Customer Service.

Keberadaan payroll software dari Mekari tidak hanya menguntungkan pihak perusahaan tetapi karyawan dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Meski terdapat banyak jenis software-nya di luar sana, tetapi perusahaan harus memilih yang sesuai dengan kebutuhannya.

Talenta by Mekari sudah terbukti memberikan kemudahan dan efektifitas kepada perusahaan untuk membayarkan gaji karyawannya. Tidak hanya itu saja, sistem yang digunakan selalu diperbarui agar sesuai dengan kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah. (*)

Setiap perusahaan, baik itu yang berskala kecil hingga besar memiliki caranya sendiri-sendiri untuk membayarkan gaji karyawannya. Untuk perusahaan besar, umumnya menggunakan sistem yang bernama payroll yang dibantu dengan payroll software.

Namun, untuk badan usaha yang berskala kecil biasanya dikelola dan diberikan langsung oleh oleh sang pemilik. Sementara payroll dikelola oleh HRD (Human Resource Department) berdasarkan kebijakan yang telah ditetapkan oleh perusahaan tersebut.

Dengan menggunakan sistem payroll, pemberian gaji dapat disesuaikan dengan kondisi karyawan selama ia bekerja dalam satu bulan, misal akumulasi waktu setelah lembur, bonus, potongan pajak dan lain sebagainya, berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Pengertian Payroll untuk Pembayaran Gaji Karyawan

Payroll merupakan sistem pembayaran gaji yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk karyawannya dalam jangka waktu yang telah ditentukan.

Sistem ini membantu proses administrasi pembayar gaji karena sudah termasuk menghitung bonus, tunjangan dan potongan pajak karyawan.

Pengelolaan gaji karyawan menggunakan payroll software dapat dilakukan secara otomatis sehingga petugas berwenang tidak perlu berlama-lama menghitung data mentah kinerja seluruh karyawan yang bekerja di dalam perusahaan.

Dengan begitu, sistem ini dinilai sangat efektif karena bisa memangkas waktu prosesnya. Hal ini dikarenakan pemberian gaji karyawan dihitung berdasarkan berbagai komponen.

Manfaat Menggunakan Payroll Software

Setiap perusahaan yang menggunakan payroll software untuk membayarkan upah karyawannya, kedua belah pihak akan merasakan beberapa manfaat seperti berikut:

1.     Mempersingkat Proses Pembayaran Gaji

Sistem payroll memiliki cara kerja yang sudah terintegrasi dengan absensi harian karyawan sehingga perhitungan gaji dapat dilakukan secara otomatis.

Dengan begitu, HRD atau pihak yang berwenang dapat mempersingkat waktunya untuk menghitung besaran gaji yang akan diterima setiap karyawan.

Selain itu, payroll software yang digunakan perusahaan telah dilengkapi dengan fitur-fitur yang memudahkan petugas untuk membuat laporan gaji berdasar ketentuan-ketentuan lain seperti potongan pajak, tambahan bonus dan tunjangan sehingga proses pembayarannya menjadi lebih efisien.

2.     Data Karyawan Tersimpan secara Otomatis

Faktor lain yang menyebabkan proses pembuatan laporan gaji karyawan menjadi lebih singkat adalah karena seluruh data karyawan akan tersimpan secara otomatis.

Dengan begitu perusahaan tidak perlu lagi menyiapkan data secara manual menggunakan banyak kertas yang membutuhkan ruang penyimpanan besar. Selain itu, data-data karyawan yang sudah lama bisa dihapus setelah dirasa sudah tidak diperlukan lagi.

3.     Menghitung Jumlah dan Potongan Gaji secara Otomatis

Selain berdasarkan absensi, gaji juga dihitung dengan mempertimbangkan faktor lain seperti tambahan bonus, lembut, potongan pajak, asuransi dan lain sebagainya. Dengan menggunakan payroll software faktor-faktor tersebut dihitung secara otomatis.

Dengan begitu, setelah petugas memasukkan data gaji kotor maka sistem payroll software akan langsung memproses jumlah gaji bersih yang akan dikirimkan secara otomatis ke rekening tiap-tiap karyawan.

Tidak hanya itu saja, payroll juga bisa menghitung reimbursement, biaya pengobatan bagi karyawan yang tidak menggunakan BPJS serta penggantian pengeluaran perusahaan lainnya  yang dilakukan oleh karyawan.

4.     Dapat Menyesuaikan Kebutuhan Pengguna

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa tiap-tiap perusahaan memiliki kebijakannya sendiri mengenai pemberian gaji kepada karyawan. Oleh karena itu, kebutuhan fitur payroll perusahaan juga akan berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Contohnya perusahaan kecil dapat memakai payroll software dengan fitur yang cukup sederhana karena karyawan yang dimiliki juga tidak terlalu banyak sehingga skala kebutuhannya juga tidak akan besar.

Sementara untuk perusahaan besar, akan membutuhkan aplikasi payroll yang terintegrasi dengan fitur pengelolaan karyawan lain seperti fitur penjadwalan, absensi, perizinan dan keperluan administratif lainnya. Dengan begitu, perusahaan besar akan membutuhkan payroll yang fiturnya lebih beragam.

5.     Pembuatan Laporan Keuangan yang Akurat

Segala bentuk transaksi perusahaan harus dicatat dalam pembukuan secara rinci dan akurat. Dengan menggunakan payroll, akuntan selaku pihak yang akan menyusun keuangan laporan akan dimudahkan karena data-datanya sudah tersedia secara otomatis dan mudah dibaca serta dipahami.

6.     Self-service Karyawan

Tidak hanya perusahaan, tetapi karyawan juga akan merasakan manfaat penggunaan sistem payroll. Contohnya adalah karyawan dapat melihat informasi mengenai diri sendiri yang berkaitan dengan waktu kerja, potongan serta bonus gaji, jumlah total gaji bersih dan masih banyak lainnya.

Dengan begitu, karyawan tidak perlu membuat surat permohonan kepada HRD terlebih dahulu untuk memperoleh seluruh informasi tersebut. Selain itu, aplikasi ini bersifat online yang artinya dapat dioperasikan oleh siapapun yang memiliki akses melalui perangkat apapun dimanapun.

7.     Karyawan dengan Mudah Mengetahui jumlah Gaji

Dengan memiliki akses ke payroll, setiap karyawan akan dengan mudah memperoleh informasi rinci mengenai gaji yang didapatkannya.

Contohnya seperti persentase potongan yang dikenakan untuk membayar BPJS dan pajak serta tambahan lembur dan bonus lainnya.

Tidak hanya itu saja, karyawan juga akan mendapatkan slip gaji yang akan dikirimkan melalui email pribadi. Dengan begitu, karyawan dapat dengan mudah memahaminya tanpa khawatir akan hilang seperti saat menggunakan slip gaji manual berbentuk kertas.

8.     Memudahkan Pembuatan Formulir Pajak

Terkadang, perusahaan atau karyawan akan membutuhkan formulir pajak, tetapi untuk membuatnya membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang besar. Namun dengan adanya sistem payroll, pembuatan formulir pajak ini dapat dilakukan secara lebih mudah efisien dan hemat.

Hal ini disebabkan karena pihak yang membutuhkan formulir pajak cukup mencetak dokumennya dari payroll software. Dengan begitu, HRD atau petugas administrasi bisa memfokuskan pekerjaan pada tugas lainnya.

Baca Juga :  Eko Setyorini Ciptakan Aplikasi untuk Kebutuhan Konseling

Metode yang Digunakan untuk Menghitung Payroll

Pemberian gaji kepada karyawan tidak dilakukan begitu saja, melainkan melalui perhitungan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Perusahaan dapat memilih cara yang sesuai dengan kebijakannya, diantaranya adalah sebagai berikut:

1.     Metode Netto

Metode Netto merupakan metode pembayaran gaji kepada karyawan dengan memotong langsung pajak penghasilan (PPh 21) dan potongan untuk iuran BPJS. Penghitungan pajak dan potongan-potongannya diserahkan kepada pihak perusahaan.

Dengan begitu karyawan akan menerima jumlah gaji bersih dan tidak direpotkan untuk pembayaran pajak dan potongannya lagi.

2.     Metode Gross

Metode yang kedua adalah Metode Gross dimana metode ini merupakan kebalikan dari yang pertama, yaitu seluruh penghitungan dan pembayaran pajak beserta potongan lain dibebankan kepada karyawan.

3.     Metode Gross Up

Terakhir adalah Metode Gross Up, dimana pada metode ini perusahaan membayarkan sekaligus memberikan besarnya pajak dan jaminan sosial kepada karyawan. Dengan begitu, besarnya nominal dari jumlah pajak dan jaminan akan diberikan sebagai tunjangan.

Melalui pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa perusahaan akan memberikan gaji secara penuh dan juga menanggung pajak dan iuran jaminan sosial melalui tunjangan. Meski begitu, pembayarannya harus dilakukan oleh karyawan sendiri dengan memberikan laporan setelahnya.

Komponen yang Dapat Mempengaruhi Gaji Karyawan

Meski perusahaan memiliki kebijakannya masing-masing untuk memberikan gaji karyawannya, tetapi terdapat beberapa hal pokok yang dijadikan sebagai acuan, diantaranya adalah sebagai berikut:

1.     Kehadiran

Gaji karyawan dipengaruhi oleh absensi yang masuk ke payroll software, dimana jika banyak melakukan absen atau tidak masuk kerja maka gaji yang diperoleh akan dipotong.

2.     Lembur

Saat melakukan lembur artinya karyawan menambah durasi kerjanya sehingga upaya tersebut berhak diberikan gaji tambahan.

3.     Bonus

Beberapa perusahaan menetapkan target kepada karyawannya untuk meningkatkan penjualan. Apabila seorang karyawan berhasil meraih target yang ditetapkan dalam kurun waktu tertentu, maka karyawan tersebut berhak mendapatkan penghargaan berupa bonus.

4.     Denda dan Hutang

Terkadang seorang karyawan bisa melakukan kesalah yang bisa merugikan perusahaan. Apabila terjadi hal seperti itu, maka karyawan akan dikenakan denda yang langsung masuk ke dalam sistem payroll.

Waktu Pembayaran Gaji Berdasarkan Payroll

Tidak ada waktu yang pasti kapan tepatnya gaji akan dibayarkan. Hal ini dikarenakan payroll hanyalah sebuah sistem untuk membantu menyalurkan gaji karyawan agar dapat diproses dengan cepat dan efisien.

Seperti yang telah berkali-kali disebutkan di atas bahwa setiap perusahaan memiliki kebijakannya masing-masing untuk membayarkan gaji karyawannya, begitu pula dengan tanggal pembayarannya yang juga akan berbeda-beda.

Tanggal pembayaran ini juga tidak diatur dalam peraturan ketenagakerjaan, tetapi biasanya berada di sekitar tanggal 23 hingga 27 setiap bulannya. Meski begitu, perusahaan tidak boleh semena-mena dalam memberikan gaji dan wajib membayarkannya tepat pada tanggal yang sudah disepakati.

Menghitung Gaji Karyawan Menggunakan Payroll Software

Perhitungan gaji karyawan menggunakan sistem payroll kini dapat dilakukan dengan mudah dan cepat karena sudah ada payroll software. Software ini termasuk ke dalam HRIS atau Human Resource Information System yang dimiliki perusahaan.

Seperti yang telah disebutkan di atas, gaji karyawan ditentukan oleh berbagai komponen sehingga jika menghitungnya secara manual untuk seluruh karyawan akan sangat lama dan merepotkan. Oleh karena itu penggunaan aplikasi untuk menghitung payroll akan memangkas prosesnya.

Selain itu, aplikasi seperti ini dapat menarik dana dari deposito perusahaan dan langsung ditujukan ke rekening karyawan yang telah didaftarkan. Tidak lupa dengan potongan-potongan pajak yang harus ditanggung juga tidak luput dari perhitungan.

Dengan menggunakan aplikasi penghitung payroll seperti ini, akan memudahkan pekerjaan HR untuk mendistribusikan gaji kepada karyawannya. Sementara hal baik untuk karyawan adalah hak-haknya segera terpenuhi secara cepat dan akurat.

Rekomendasi Payroll Software

Saat ini terdapat banyak macam aplikasi untuk membantu perhitungan payroll yang beredar dengan menawarkan berbagai macam fiturnya. Salah satu payroll software terbaik dengan fitur lengkap adalah Talenta by Mekari.

Dengan menggunakan aplikasi ini perusahaan akan mendapat beberapa keuntungan sebagai berikut:

1.     Terintegrasi dengan Absensi Online dan Fitur HRIS Lain

Talenta by Mekari telah terintegrasi dengan sistem absensi perusahaan maupun fitur HRIS lain seperti insentif, asuransi dan lain sebagainya sehingga proses perhitungannya terjadi secara otomatis dan cepat.

2.     Payroll Software Berbasis Online

Pengoperasian aplikasi ini membutuhkan koneksi internet atau secara online sehingga dapat diakses di mana saja dan melalui perangkat apa saja. Selain itu, penyimpanan datanya didukung dengan sistem cloud.

3.     Perhitungan Telah Disesuaikan dengan Kebijakan Pemerintah

Sistem perhitungan gaji karyawan telah disesuaikan dengan kebijakan terbaru pemerintah. Namun apabila memiliki permasalah terkait hal ini, pengguna bisa langsung menghubungi Customer Service.

Keberadaan payroll software dari Mekari tidak hanya menguntungkan pihak perusahaan tetapi karyawan dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Meski terdapat banyak jenis software-nya di luar sana, tetapi perusahaan harus memilih yang sesuai dengan kebutuhannya.

Talenta by Mekari sudah terbukti memberikan kemudahan dan efektifitas kepada perusahaan untuk membayarkan gaji karyawannya. Tidak hanya itu saja, sistem yang digunakan selalu diperbarui agar sesuai dengan kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah. (*)

Most Read

Artikel Terbaru

/