alexametrics
24.6 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Tata Kota Berbasis Pariwisata

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Wajah baru Kota Madiun saat ini kelihatan makin memesona. Polesan yang dilakukan Wali Kota Maidi terhadap Kota Pendekar selama setahun terakhir mampu menciptakan destinasi wisata baru.

Tadi malam (30/12) penataan Sumber Wangi dan Pahlawan Street Center (PSC) yang merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur berbasis pariwisata diresmikan. Maidi berharap penataan yang sudah dilakukannya selama ini mampu menyedot animo masyarakat dan meningkatkan perekonomian daerah.

Khusus Sumber Wangi, penataannya akan kembali dilanjutkan tahun depan dengan anggaran sebesar Rp 6,7 miliar. Saat ini di lokasi tersebut sudah tersaji replika dua ikon dunia seperti Kakbah dan Patung Merlion. Pada 2021 bakal ditambah Menara Eiffel, kincir angin, serta Big Ben. ‘’Semua hasil pekerjaan fisik itu bertujuan menyejahterakan masyarakat,’’ kata Maidi.

Selain dua proyek tersebut, kegiatan lainnya yang ikut diresmikan adalah CSR PLN rumah pintar di alun-alun Madiun, rehabilitasi TK Pembina, dan lapak UMKM. Tidak hanya itu, pemkot juga tengah berupaya menarik investor yang bergerak di sektor perhotelan serta rumah sakit internasional.

Baca Juga :  Rangkul 550 Guru-Ustad Diniyah Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Bahkan, pemkot siap membantu para investor tersebut dalam mencari lahan. ‘’Sehingga, frekuensi orang datang ke Kota Madiun akan lebih lengkap. Baik berwisata, berobat, maupun kuliner,’’ terang mantan sekda Kota Madiun tersebut.

Meski demikian, Maidi meminta para pelaku UMKM untuk membuat produk yang berkualitas dan menarik. Pihaknya akan memfasilitasi produk yang mereka jual dengan menyediakan gerobak UMKM untuk 12 kelurahan. ‘’Pemerintah pusat harus memberikan perhatian khusus agar UMKM di Kota Madiun mempunyai produk berkualitas,’’ tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Maidi mengajak semua pihak untuk bersama menekan laju persebaran Covid-19. Menurutnya, masalah kesehatan tetap paling utama. (afi/her/adv)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Wajah baru Kota Madiun saat ini kelihatan makin memesona. Polesan yang dilakukan Wali Kota Maidi terhadap Kota Pendekar selama setahun terakhir mampu menciptakan destinasi wisata baru.

Tadi malam (30/12) penataan Sumber Wangi dan Pahlawan Street Center (PSC) yang merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur berbasis pariwisata diresmikan. Maidi berharap penataan yang sudah dilakukannya selama ini mampu menyedot animo masyarakat dan meningkatkan perekonomian daerah.

Khusus Sumber Wangi, penataannya akan kembali dilanjutkan tahun depan dengan anggaran sebesar Rp 6,7 miliar. Saat ini di lokasi tersebut sudah tersaji replika dua ikon dunia seperti Kakbah dan Patung Merlion. Pada 2021 bakal ditambah Menara Eiffel, kincir angin, serta Big Ben. ‘’Semua hasil pekerjaan fisik itu bertujuan menyejahterakan masyarakat,’’ kata Maidi.

Selain dua proyek tersebut, kegiatan lainnya yang ikut diresmikan adalah CSR PLN rumah pintar di alun-alun Madiun, rehabilitasi TK Pembina, dan lapak UMKM. Tidak hanya itu, pemkot juga tengah berupaya menarik investor yang bergerak di sektor perhotelan serta rumah sakit internasional.

Baca Juga :  Satu Dekade Bupati Indartato, Kinerja Sarat Prestasi

Bahkan, pemkot siap membantu para investor tersebut dalam mencari lahan. ‘’Sehingga, frekuensi orang datang ke Kota Madiun akan lebih lengkap. Baik berwisata, berobat, maupun kuliner,’’ terang mantan sekda Kota Madiun tersebut.

Meski demikian, Maidi meminta para pelaku UMKM untuk membuat produk yang berkualitas dan menarik. Pihaknya akan memfasilitasi produk yang mereka jual dengan menyediakan gerobak UMKM untuk 12 kelurahan. ‘’Pemerintah pusat harus memberikan perhatian khusus agar UMKM di Kota Madiun mempunyai produk berkualitas,’’ tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Maidi mengajak semua pihak untuk bersama menekan laju persebaran Covid-19. Menurutnya, masalah kesehatan tetap paling utama. (afi/her/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/