KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Layanan administrasi kependudukan (adminduk) yang mudah dan cepat menjadi impian seluruh warga. Mengakomodasi keinginan tersebut, Dispendukcapil Kota Madiun meluncurkan pelayanan prima dengan beragam inovasi.
Misalnya, Pecel Andok Bu Tumi (Pelayanan Cepat dan Lancar Administrasi Dokumen Kependudukan Buka Sabtu dan Minggu). Yakni layanan mobil keliling ke kelurahan di Kota Madiun. ‘’Hari ini (5/2) kami melaksanakan layanan Pecel Andok Bu Tumi di Kelurahan Demangan,’’ ujar Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Agus Triono.
Inovasi layanan adminduk ini memudahkan masyarakat dalam melengkapi dokumen adminduk mereka. ‘’Bagi masyarakat Kota Madiun tidak perlu meninggalkan tanggung jawab pekerjaan, mereka bisa mengurus adminduk di hari Sabtu atau Minggu,’’ ungkapnya.
Layanan Pecel Andok Bu Tumi ini melayani semua dokumen kependudukan, seperti perekaman KTP-el, pembuatan akta kelahiran, akta kematian, kartu keluarga (KK), kartu identitas anak (KIA). Masyarakat tidak perlu antre ke kantor karena sudah difasilitasi layanan adminduk keliling dan layanan adminduk via aplikasi chat Whatsapp. ‘’Hati-hati pada oknum yang mengatasnamakan Dispendukcapil Kota Madiun, semua layanan dokumen kependudukan gratis,’’ tegas Agus.
Pecel Andok Bu Tumi sudah berjalan selama dua bulan dengan berkeliling di masing-masing kelurahan di Kota Madiun dan tempat umum. Rencananya layanan adminduk itu akan berlanjut pada 2022 mendatang. ‘’Minggu ini dan minggu depan adalah agenda terakhir kami di 2021. Kemarin sudah berkeliling ke kelurahan dan lapak UMKM,’’ terang mantan Sekretaris Satpol PP Kota Madiun itu.
LAYANAN PRIMA: Proses perekaman KTP-el dengan layanan mobil keliling.
Agus meminta masyarakat agar tidak menyepelekan urusan data kependudukan. Pasalnya, ketidak sesuaian data bisa berujung pada kesalahan di banyak hal. Mulai urusan pendidikan, pekerjaan, dan urusan administrasi lain. Terlebih identitas kependudukan atau Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) merupakan hal dasar yang wajib dimiliki setiap penduduk. ‘’KTP-el itu penting, buat selamanya. Jangan dianggap remeh,’’ terangnya.
Sementara itu, Endang Tri Sulastri warga Kelurahan Mojorejo mengaku sengaja mengurus dokumen kependudukan melalui layanan Pecel Andok Bu Tumi. Endang yang merupakan ASN di Kabupaten Magetan sangat terbantu dengan inovasi ini, sebab tidak perlu meninggalkan pekerjaannya untuk mengurus dokumen adminduk. ‘’Bagus sekali layanan ini, saya sangat mengapresiasinya karena sangat membantu dan memudahkan masyarakat,’’ pungkasnya. (fit/ana/adv)
Editor : Hengky Ristanto