Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

120 Warga Miskin di Magetan Terima Bantuan Rehab RTLH

Hengky Ristanto • Jumat, 10 Desember 2021 | 16:19 WIB
Ratusan unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Magetan terus diperbaiki lewat berbagai program setiap tahun.
Ratusan unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Magetan terus diperbaiki lewat berbagai program setiap tahun.

MAGETAN, Jawa Pos Radar Madiun - Ratusan unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Magetan terus diperbaiki lewat berbagai program setiap tahun. Salah satunya melalui program Peningkatan Kualitas Perumahan Swadaya yang menggunakan anggaran dana alokasi khusus (DAK) tahun 2021. ‘’Ini upaya kami dalam mewujudkan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),’’ ujar Kabid Perumahan Disperkim Magetan Teguh Adi Wiyono kemarin (9/12).


Tahun ini, tak kurang dari 120 unit RTLH diperbaiki lewat program tersebut. Tersebar di empat desa di tiga kecamatan, meliputi Magetan, Karangrejo dan Maospati. Setiap unit mendapatkan bantuan Rp 20 juta. Rinciannya Rp 17,5 juta berupa material dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang. ‘’Yang diterima masyarakat bukan uang tunai, tapi bahan bangunan,’’ jelasnya.


Ada sejumlah kriteria bagi penerima bantuan. Pertama, RTLH yang belum berstruktur. Kedua, pencahayaan dan penghawaan kurang dari lima persen. Ketiga, belum memiliki fasilitas sanitasi memadai. Keempat, kecukupan ruang berdasarkan indeks dari Kementerian PUPR, yakni satu jiwa harus mencakup 9 meter persegi. Kelima, merupakan rumah satu-satunya yang ditempati.


Keenam, rumah yang diajukan tidak dalam sengketa. Ketujuh, calon penerima bantuan harus berpenghasilan rendah. Terakhir, calon penerima bantuan harus masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). ‘’Kalau syarat itu terpenuhi baru bisa dikatakan layak mendapatkan bantuan rehab RTLH,’’ jelas Teguh.




Photo
Photo
SEBELUM: Rumah Suparno, warga Sugihwaras, Maospati, nyaris roboh dan tidak layak huni.

Pelaksanaan rehab didampingi tenaga fasilitator lapangan (TFL) yang sudah terlatih. Saat ini, seluruh progres rehab sudah menapai 80 persen. Targetnya klir pertengahan Desember.
Teguh menambahkan, ada sejumlah program bantuan rehab RTLH lain yang tengah dijalankan. Antara lain Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Jatim sebanyak 444 unit, program rehab dari ABPD Magetan untuk 235 unit, serta program corporate social responsibility (CSR) dari perusahaan yang ada di Magetan yang menyasar 14 unit. ‘’Tahun ini, RTLH yang diperbaiki sejumlah 813 unit,’’ ujarnya.


Sementara itu, Suparno warga Sugihwaras, Maospati, yang juga salah satu penerima bantuan itu, mengaku senang dan berterima kasih kepada Pemkab Magetan. Sebelum menerima bantuan, rumahnya nyaris roboh dan tidak bisa ditempati. Kini, setelah direhab rumahnya menjadi nyaman dan aman ditinggali. ‘’Alhamdulillah, berkat bantuan dari Pemkab Magetan kami bisa tidur nyenyak setiap malam,’’ ucapnya. (ebo/naz/adv)

Editor : Hengky Ristanto
#magetan #bantuan